Warga Ambulu Jember Masuk Daftar Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat sebagai Kernet Truk Ekspedisi

Reporter : Muhammad Hatta
Petugas TRC BPBD Jember Saat Kunjungi Keluarga Korban Tambahan asal Kecamatan Ambulu. (Hatta/Klikjatim)

KLIKJATIM.Com | Jember – Daftar warga Kabupaten Jember yang tercatat sebagai korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 bertambah satu orang. Mahmud Sahudi (43), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, tercatat dalam manifest kapal sebagai kernet truk ekspedisi.

Informasi tersebut disampaikan Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo setelah pihaknya berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD Provinsi Jawa Timur, Senin (21/9/2026).

Baca juga: Gelar Roadshow di Jember, Hanung Bramantyo Ungkap Alasan Garap Drama Misteri Lobang Buaya

Mahmud tercatat sebagai warga Dusun Krajan, RT 02/RW 15, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu. Dalam manifest kapal, ia tercatat sebagai kernet truk bernomor polisi L 8655 NB yang membawa paket ekspedisi Riki.

"Bahwa dari Kabupaten Jember bertambah satu lagi korban yang masuk dalam manifest kapal tersebut atas nama saudara Mahmod Sahudi, laki-laki 43 tahun, alamat Dusun Krajan RT 02 RW 15 Desa Sumberjo Kecamatan Ambulu," kata Edy saat dikonfirmasi wartawan di Jember.

Dengan masuknya nama Mahmud, total warga Jember yang tercatat dalam manifest KM Virgo Transport 8 menjadi empat orang. Sebelumnya, tiga warga Jember telah diketahui masuk dalam daftar pencarian korban.

Mereka yakni Niki Armi Minamri Robby (34), warga Desa Karangduren, Kecamatan Balung, yang tercatat sebagai sopir truk ekspedisi Ghaniy bermuatan ikan. Kemudian M. Abdul Rosyid (30), warga Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah, yang tercatat sebagai kernet truk tersebut.

Satu warga lainnya adalah Avejaya Ruddinka (44), warga Desa Seputih, Kecamatan Mayang. Avejaya tercatat sebagai kernet truk yang membawa paket ekspedisi BMT.

Keempat warga tersebut hingga kini masih menunggu hasil pencarian tim SAR gabungan.

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026). Sejak insiden tersebut, operasi pencarian dan evakuasi terhadap penumpang yang belum ditemukan terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Berdasarkan pembaruan data BPBD Jember pada Jumat (18/9/2026), kapal tersebut mengangkut 243 orang. Sebanyak 114 orang telah dievakuasi, terdiri dari 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian.

Baca juga: Cerutu Made in Jember Tembus di 45 Negara

Edy mengatakan operasi pencarian masih terus berlangsung. Hingga informasi terakhir yang diterima BPBD Jember, belum terdapat tambahan korban yang berhasil ditemukan.

"Kondisi terkini dari posko operasi kapal Virgo Transport 8 Basarnas masih belum ada penambahan data personel. Tim gabungan menggunakan kapal dan helikopter masih dalam proses pencarian," ujarnya.

Kabar mengenai Mahmud juga telah diterima pihak keluarga di Kecamatan Ambulu. Salah seorang kerabat membenarkan bahwa Mahmud tercatat dalam manifest KM Virgo Transport 8.

Namun, keluarga belum bersedia memberikan keterangan lebih jauh karena masih dalam suasana duka.

"Benar saudara saya jadi korban. Mohon maaf mas, sebelumnya untuk saat ini kami dari keluarga masih sangat berduka dan masih tidak ingin diwawancarai," kata kerabat Mahmud melalui pesan singkat.

Baca juga: Pelayanan Home Care Jember Sudah Berjalan, Kunjungan Rumah Jadi Awal Tindak Lanjut Pasien

Keluarga berharap pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan segera membuahkan hasil dan Mahmud bersama korban lainnya yang masih belum ditemukan dapat segera diketahui keberadaannya.

"Semoga korban segera ditemukan," tandasnya.

Hingga Senin (21/9/2026), operasi pencarian KM Virgo Transport 8 masih berlangsung dengan mengerahkan kapal dan helikopter.

Penambahan nama Mahmud Sahudi membuat jumlah warga Jember yang tercatat dalam manifest kapal menjadi empat orang. Keberadaan keempatnya masih menunggu hasil pencarian dan informasi resmi dari tim SAR gabungan.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru