KLIKJATIM.Com | Banyuwangi -Kapal Motor Penumpang (KMP) Perkasa Prima 5 mengalami mati mesin total atau blackout saat berlayar di perairan Selat Bali, Sabtu (29/8/2026) sore.
Kapal yang kehilangan daya gerak tersebut sempat hanyut terbawa arus ke arah selatan sebelum akhirnya mendapat bantuan evakuasi.
Baca juga: Komplotan Perampok Pecah Kaca Lintas Negara Diamankan Polresta Banyuwangi
Sebanyak 25 penumpang yang berada di dalam kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa mengalami cedera. Mereka terdiri dari 23 orang dewasa dan dua anak-anak.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banyuwangi, Novix Heryadi, mengatakan seluruh penumpang telah dievakuasi dan kemudian diarahkan ke ruang tunggu ASDP Ketapang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Seluruh penumpang yang berjumlah 25 orang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa cidera dan saat ini didampingi di ruang tunggu ASDP Ketapang," ujar Novix.
Peristiwa bermula ketika KMP Perkasa Prima 5 bertolak dari Dermaga LCM Gilimanuk, Bali, menuju Dermaga LCM Ketapang, Banyuwangi, sekitar pukul 16.00 WITA. Selain 25 penumpang, kapal tersebut membawa 13 kru serta 19 unit kendaraan yang terdiri dari 17 truk dan dua pikap.
Sekitar 25 menit setelah berlayar, tepatnya pukul 16.25 WITA, mesin utama kapal mengalami gangguan dan menyebabkan kapal kehilangan daya gerak. Kondisi tersebut membuat KMP Perkasa Prima 5 hanyut mengikuti arus ke arah selatan Selat Bali.
Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan gelombang dan angin dalam kategori sedang.
Mengetahui adanya kapal yang mengalami blackout, tim gabungan kemudian melakukan upaya evakuasi. Sekitar pukul 17.00 WITA, KMP Prima Jaya 9 dikerahkan menuju lokasi KMP Perkasa Prima 5 setelah posisi kapal diketahui melalui komunikasi dan koordinasi.
KMP Prima Jaya 9 selanjutnya membantu mengevakuasi seluruh penumpang dari KMP Perkasa Prima 5 ke Pelabuhan Ketapang.
Setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi, proses dilanjutkan dengan pendampingan terhadap KMP Perkasa Prima 5. Sekitar pukul 20.00 WITA, kapal tersebut yang membawa 13 kru akhirnya berhasil sandar di Pelabuhan LCM Ketapang dengan pendampingan KMP Prima Jaya 9.
Kendaraan yang berada di dalam kapal kemudian diturunkan di Dermaga LCM Ketapang.
"Setelah evakuasi penumpang ke pelabuhan ASDP Ketapang, lanjut evakuasi kendaraan yang diturunkan di dermaga LCM," kata Novix.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Sementara itu, penyebab gangguan mesin yang membuat KMP Perkasa Prima 5 mengalami blackout masih dalam pemeriksaan.
"Syukurlah tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, penyebab mati mesin pada kapal masih dalam pemeriksaan," imbuh Novix.
Editor : Ratno