KLIKJATIM.Com | Jember – Universitas Jember (UNEJ) menggalang bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), seusai pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) kemarin. Dari aksi tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp31.572.700.
Penggalangan bantuan itu tidak hanya menyasar masyarakat terdampak bencana di NTT, tetapi juga menjadi perhatian internal UNEJ. Berdasarkan data Bagian Akademik UNEJ, saat ini terdapat 58 mahasiswa asal NTT yang menempuh pendidikan di berbagai jenjang dan program studi di kampus tersebut.
Baca juga: 58 Mahasiswa Asal NTT Kuliah di UNEJ, 6 dari Daerah Terdampak Gempa Jadi Perhatian Kampus
Dari 58 mahasiswa tersebut, enam di antaranya berasal dari kabupaten yang terdampak bencana gempa.
Wakil Ketua Tim Kerja Hubungan Masyarakat UNEJ, Iim Fahmi Ilman, mengatakan pihak kampus masih berupaya mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai kondisi mahasiswa asal NTT yang berada di wilayah terdampak gempa.
“Dari data Bagian Akademik, saat ini ada 58 mahasiswa UNEJ dari beragam jenjang asal NTT. Dari jumlah tersebut ada enam mahasiswa yang berasal dari kabupaten yang terkena dampak bencana gempa, yakni dua orang dari Kabupaten Ngada, dua orang dari Kabupaten Manggarai Timur dan dua orang dari Kabupaten Sikka,” kata Iim saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di Jember, Rabu (19/8/2026).
Meski demikian, hingga saat ini Bagian Akademik maupun fakultas belum menerima laporan atau pengaduan resmi mengenai adanya mahasiswa asal NTT yang terdampak langsung akibat gempa tersebut.
Karena itu, pihak fakultas terus berusaha menelusuri informasi dan kondisi mahasiswa asal NTT, khususnya mereka yang berasal dari daerah terdampak bencana.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan apakah terdapat mahasiswa yang membutuhkan bantuan maupun dukungan dari pihak kampus.
Baca juga: DPRD Jember Soroti Anggaran Stiker Warga Miskin Rp 2,8 Miliar, Dinsos PPPA Beberkan Alasan Pengajuan
"UNEJ akan mempertimbangkan pemberian bantuan kepada mahasiswa terdampak berdasarkan kondisi masing-masing. Mekanisme tersebut mengacu pada penanganan mahasiswa yang sebelumnya terdampak bencana banjir di Sumatera," tuturnya.
Di sisi lain, aksi penggalangan dana untuk korban gempa NTT bermula setelah Rektor UNEJ, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., memimpin upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan kampus pada Senin pagi. Selepas upacara, Rektor mengajak sivitas akademika untuk mendoakan masyarakat yang terdampak bencana sekaligus menggalang donasi secara sukarela.
“Di momen kemerdekaan ini, kita tidak hanya merayakan perjuangan bangsa, tetapi juga mengasah empati kemanusiaan kita. Semoga saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan, dan semoga kita semua terhindar dari bencana alam yang menyusahkan,” ujar Iwan saat memberikan pidato sambutan.
Dari penggalangan spontan yang dilakukan seusai upacara tersebut, terkumpul dana Rp31.572.700. Namun, jumlah tersebut belum menjadi total akhir bantuan yang akan dihimpun UNEJ.
Baca juga: Kekeringan Jember Meluas ke 7 Kecamatan, BPBD Salurkan 282.500 Liter Air Bersih
Lebih lanjut Iim menjelaskan, tidak seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan UNEJ mengikuti upacara HUT RI sehingga belum semua warga kampus mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana.
Karena itu, pimpinan UNEJ berencana menerbitkan surat edaran kepada seluruh unit kerja untuk membuka kesempatan donasi bagi sivitas akademika yang ingin membantu korban gempa di NTT.
“Namun mengingat saat upacara HUT RI kemarin tidak semua mahasiswa, dosen, dan tendik mengikuti, maka pimpinan UNEJ akan memberikan surat edaran ke semua unit kerja yang isinya memberikan kesempatan bagi warga UNEJ yang akan menyumbang untuk NTT,” jelasnya.
Setelah seluruh donasi terkumpul, bantuan tersebut rencananya akan disalurkan melalui Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Perguruan tinggi tersebut akan menjadi salah satu hub penyaluran bantuan dari perguruan tinggi negeri (PTN) untuk masyarakat terdampak bencana di NTT.
Editor : Abdul Aziz Qomar