Bupati Launching Pamekasan Care Center dan Mobil Sigap

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Pamekasan - Dalam upayanya membantu pencegahan Covid-19, Pemkab Pamekasan meluncurkan Pamekasan Call Care (PCC). Peluncuran program kesehatan itu dibarengi dengan penyediaan mobil sigap yang didistribusik ke sejumlah desa

[irp]

Baca juga: Pencurian Perhiasan di Toko Emas Jakarta Pamekasan Akhirnya Dibekuk Polisi

Launching PCC dikakukan Bupati Baddrut Tamam didampingi Wabup Raja’e dan Ketua DPRD Fathor Rohman. Launching PCC tersebut ditandai dengan penyerahan kunci mobil sigap kepada dua kepala desa. Juga disertai dengan pelepasan mobil-mobil sigap tersebut di lapangan Pendapa Ronggosukowati dengan disaksikan sejumlah pejabat tinggi terkait.

Menurut Bupati Pamekasan, PCC merupakan turunan atau bentuk konkret dari program prioritas Pemkab Pamekasan di bidang kesehatan. Call Care itu satu kesatuan antara mobil sigap yang didistribusikan pemkab ke desa-desa untuk melayani orang sakit dengan layanan online yang dikendalikan oleh dinas kesehatan di kompleks Pendapa Ronggosukowati.

Bupati Baddrut Tamam menambahkan, layanan Pamekasan Call Care adalah terobosan daerah satu-satunya di Jawa Timur. Dengan begitu, Pamekasan sangat mungkin menjadi trendsetter pelayanan kesehatan yang cepat di wilayah Jawa Timur.

Baca juga: Satreskoba Polres Pamekasan Bekuk 3 Pengedar Ekstasi Sita 44 Butir

[irp]

”Pemerintah ingin memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat di bidang kesehatan dengan konsep call care. Call care ini adalah layanan kesehatan antarjemput. Orang yang sakit tinggal telepon, nanti akan dijemput (dengan mobil yang tersedia di setiap desa). Setelah sehat, akan diantar lagi ke rumahnya,” ulas mantan anggota DPRD Jawa Timur itu.

Baca juga: Pencurian Gelang di Toko Emas Terpantau CCTV, Polres Pamekasan Lakukan Penyelidikan

Baddrut Tamam menegaskan bahwa Pamekasan Call Care itu untuk layanan kesehatan secara umum. Maka, yang berkaitan dengan kesehatan akan dilayani. Mulai dari orang sakit itu sendiri, orang akan melahirkan, kecelakaan, dan lainnya.

Mobil yang sudah siap didistribusikan kemarin sekitar 70–80 unit. Sementara sisanya, masih menunggu kelengkapan fasilitas yang memang harus disediakan satu paket dengan mobil sigap tersebut. (hen)

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru