Ramayana Gresik Tidak Jadi Ditutup, Begini Kewajiban Pengunjung Saat Belanja

klikjatim.com
Suasana di Mall Ramayana Gresik. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Rencana penutupan Mall Ramayana Gresik di Jalan Gubernur Soerjo oleh Pemkab Gresik batal dilakukan. Sebab hasil rapid tes terhadap pramuniaga atau karyawan yang sebelumnya positif atau reaktif, kini telah negatif.

Hasil tersebut berdasarkan rapid tes mandiri salah satu karyawan berinisial BN. Dua kali hasilnya negatif. Sehingga Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik pun mengizinkan karyawan itu beraktifitas lagi.

Baca juga: Alun-Alun Pacitan Bergemuruh, Konsumen Setia Honda Boyong Hadiah Motor dalam Pengundian UKH

Juru Bicara Satgas Covid-19 Gresik, drg. Saifudin Ghozali menjelaskan, alasan memperbolehkan BN kembali beraktifitas normal karena diperkuat pula dengan tracing. Hasilnya, ia tidak terbukti melakukan kontak erat dengan penderita Covid-19.

"Kontak erat artinya, dia tidak pernah bersentuhan langsung oleh penderita Covid-19. Maka jika saat ini hasilnya negatif, kami izinkan untuk beraktifitas seperti biasa," tutur Ghozali.

[irp]

Dapat diketahui sebelumnya, saat tim Satgas Covid-19 melakukan rapid tes massal ternyata hasilnya ada karyawan di bagian bongkar muat reaktif. Untuk itu Satgas meminta agar melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Bahkan dengan temuan ini, Pemkab Gresik berencana menutup mall tersebut untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Tapi, selama masa karantina telah dilakukan rapid tes ulang sebanyak dua kali dan hasilnya negatif.

Baca juga: Siswa TSM Honda Binaan MPM Sapu Bersih Podium LKS Jatim 2026: Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri

"Meskipun negatif, kami berharap agar dia menjalankan protokoler kesehatan seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menerapkan physical distancing," imbuhnya.

Sementara itu, Store Manager Ramayana Gresik, Beni Ariyanto mengatakan, setelah adanya rapid tes massal beberapa waktu lalu membuat manajemen semakin waspada. "Kami banyak mendapatkan arahan dan petunjuk dalam menjalankan usaha dari tim Satgas Covid-19 Gresik. Apa yang menjadi catatan semua telah kami jalankan," tutur Beni.

Saat ini Ramayana Gresik juga menerapkan protokoler kesehatan yang ketat. Khususnya pengawasan kepada pengunjung mall.

[irp]

Baca juga: Kejutan Awal Tahun: Konsumen Trenggalek Raih Honda PCX160 dalam Pengundian Program UKH

Menurut dia, seluruh pengunjung yang akan memasuki area mall diwajibkan memakai masker dan diberikan cairan handsanitizer. Tidak cukup hanya itu. Namun manajemen juga melakukan pembatasan jumlah pengunjung di area dalam mall, dengan jumlah yang telah direkomendasikan Satgas Gugus Covid-19.

"Kami menugaskan satu security sebagai cheker. Begitu pengunjung melebihi kuota, untuk sementara waktu pintu kami tutup sembari mengurai aktivitas yang ada di dalam mall. Secara prinsip manajemen akan patuh dan tunduk pada ketentuan yang telah disampaikan tim Satgas Gugus Covid-19 Gresik," ungkapnya.

Pihak manajemen juga mendorong agar masyarakat memanfaatkan media dalam jejaring (daring) atau online untuk berbelanja. Hal ini demi mengurangi antrean transaksi di kasir. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru