Konsisten Digelar, Festival Dayung Tejoasri Berpotensi Masuk Kalender Event Jatim

Reporter : Rozy
Semarakkan HUT ke-81 RI, festival dayung Tejoasri ke-4 diproyeksikan jadi event nasional.

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Penyelenggaraan Festival Dayung Tejoasri keempat resmi bergulir di Bendungan Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Minggu (9/8/2026). Konsistensi pelaksanaan serta tingginya antusiasme peserta dari berbagai wilayah membuat ajang olahraga tradisional ini dilirik oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dimasukkan ke dalam agenda event resmi tingkat provinsi.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, hadir secara langsung untuk membuka festival tahunan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini mengapresiasi perkembangan kualitas penyelenggaraan kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.

Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Gressmall Gelar Merdeka Cup 3x3 Basketball 2026 di Giri Elevation Court

“Setiap tahun lomba ini semakin baik. Festival Dayung Tejoasri tidak hanya menghidupkan olahraga tradisional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kejayaan Bengawan Solo dan mengembangkan potensi yang ada di sekitarnya,” tutur Pak Yes.

Pada edisi keempat ini, sebanyak 32 tim ambil bagian dalam kompetisi. Para peserta tak hanya berasal dari Kabupaten Lamongan, melainkan juga dari berbagai daerah tetangga seperti Tuban, Sidoarjo, hingga Gresik. Keterlibatan peserta dari luar daerah membuktikan bahwa daya tarik festival ini kian meluas sebagai destinasi wisata berbasis olahraga (sport tourism) dan budaya lokal.

Baca juga: Semarakkan HUT ke-81 RI, Bupati Yes Buka Sound Festival Kemerdekaan 2026 di Kawasan Gajah Mada

Apresiasi senada disampaikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Jawa Timur, Hadi Wawan Guntoro. Ia menilai konsistensi masyarakat dan Pemerintah Desa Tejoasri layak mendapat ruang promosi yang lebih luas di tingkat Jawa Timur hingga nasional.

“Harapannya kegiatan ini bisa menjadi event tahunan dan masuk kalender event Provinsi Jawa Timur. Pesertanya tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi ke depan mudah-mudahan bisa berkembang menjadi event nasional. Dengan begitu, Festival Dayung Tejoasri bisa membawa nama Lamongan semakin dikenal secara nasional hingga internasional,” ungkap Hadi Wawan.

Baca juga: Bakar Sampah, Warung dan Lapak di Babat Lamongan Ludes Dilalap Api

Sementara itu, Kepala Desa Tejoasri, Yusuf Bachtiar, menjelaskan bahwa ajang ini juga bertujuan untuk merawat ingatan kolektif dan kedekatan historis masyarakat dengan aliran Bengawan Solo yang sejak lama menjadi urat nadi kehidupan sosial maupun ekonomi warga.

Melalui integrasi antara olahraga tradisional, pelestarian budaya, dan pengembangan destinasi wisata air, Festival Dayung Tejoasri diharapkan dapat menjadi ruang berkelanjutan dalam menjaga warisan lokal sekaligus memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Lamongan ke khalayak yang lebih luas.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru