Jokowi Akui Pelaksanaan Sistem Zonasi PPDB Masih Perlu Dievaluasi

klikjatim.com
Foto: Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gresik. (Koinul/klikjatim.com)

KLIKJATIM.com | GRESIK – Presiden RI Joko Widodo mengakui bahwa pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi masih perlu dievaluasi. Karena di lapangan masih banyak permasalahan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Jokowi, saat dikonfirmasi awak media di sela-sela kunjungan kerja dalam rangka pembagian 3.200 sertifikat tanah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (20/06/2019).

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Tonggak Penghormatan Terhadap Sejarah Perjuangan Pekerja Indonesia

"Memang di lapangan banyak masalah yang perlu dievaluasi,” ujar Jokowi.

[irp]

Baca juga: Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Gubernur Khofifah Optimis Bangkitkan Ekonomi Warga

[irp]

Tetapi, untuk lebih detail terkait permasalahan itu bisa ditanyakan langsung kepada Menteri Pendidikan. “Tanyakan lebih detail kepada Menteri Pendidikan," lanjutnya.

Baca juga: Naik MRT dan Bus Listrik Bisa Dapat Voucher Listrik Gratis? Simak Kampanye "Green Future Powered Today" dari PLN

Perlu diketahui sebelumnya, para wali murid di beberapa daerah se Jawa Timur mengeluh tentang proses PPDB tahun 2019. Baik untuk jenjang SMP maupun SMA/SMK Negeri.

Karena dengan penerapan sistem zonasi membuat wali murid kesulitan mencari sekolah yang tepat untuk anaknya. Sehingga mereka pun protes kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) di daerah masing-masing, seperti Surabaya, Gresik dan Madiun. (nul/*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru