KLIKJATIM.Com | Gresik -Pengelolaan sampah rumah tangga kini tidak lagi sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Hal itulah yang didorong PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Program ELSINDUK GEMES (Elektrifikasi Bank Sampah Induk Gemar Memilah Sampah) di Kelurahan Ngargosari, Kabupaten Gresik.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertema Circular Waste Initiative, PLN UIT JBM membekali Bank Sampah Induk Gemes Sekardadu dengan mesin komposter serta pelatihan pengolahan sampah organik. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi sampah sekaligus memperkuat budaya memilah sampah sejak dari rumah tangga.
Baca juga: PLN Siapkan Kontrak Listrik 30 Tahun, Proyek PSEL Kian Dilirik Investor Global
Bantuan tersebut diserahkan Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIT JBM, Andri Oktavian, kepada Ketua Bank Sampah Induk Gemes Sekardadu, Siti Fitriah, disaksikan perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, mengatakan keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga lewat pemberdayaan masyarakat dalam mengelola lingkungan.
Baca juga: Surabaya Electric Forum Kupas Tantangan Transisi Energi
"Program ELSINDUK GEMES merupakan komitmen PLN UIT JBM dalam mendukung ekonomi sirkular berbasis masyarakat. Kami berharap Bank Sampah Induk Gemes Sekardadu berkembang menjadi pusat edukasi, inovasi, dan pemberdayaan ekonomi sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujarnya.
Selain meningkatkan kapasitas pengolahan sampah organik, program ini diharapkan menjadikan Bank Sampah Induk Gemes Sekardadu sebagai pusat pembelajaran bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru dari hasil pengolahan sampah.
Baca juga: Sambut Tahun Ajaran Baru, PLN Beri Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik
Kolaborasi PLN UIT JBM, Bank Sampah Induk Gemes Sekardadu, dan Pemerintah Kabupaten Gresik diharapkan mampu memperluas budaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus memperkuat penerapan ekonomi sirkular untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif.
Editor : Ratno