Peringati Hari Kesadaran Nasional, Lapas Bojonegoro Tekankan Pembinaan WBP yang Humanis

Reporter : M Nur Afifullah
Lapas Kelas IIA Bojonegoro kembali menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang rutin diperingati setiap tanggal 17.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional secara khidmat di lapangan upacara internal setempat, Jumat (17/7/2026).

Agenda rutin bulanan yang diperingati setiap tanggal 17 ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Keterlibatan para WBP dalam upacara tersebut menjadi komitmen Lapas Bojonegoro dalam melakukan pembinaan karakter secara berkelanjutan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan rasa nasionalisme di lingkungan warga binaan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Hari Winarca. Sementara itu, posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada Kasubsi Keamanan, Ahmad Agung Raharjo.

Seluruh rangkaian prosesi upacara mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, hingga pembukaan UUD 1945 berjalan dengan tertib dan disiplin.

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

Dalam amanatnya, Kalapas Bojonegoro Hari Winarca menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial atau rutinitas bulanan semata. Momentum ini harus dimaknai sebagai ruang refleksi bagi setiap insan pemasyarakatan untuk mengevaluasi kinerja.

"Hari Kesadaran Nasional menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas," tutur Hari.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

Lebih lanjut, Hari menginstruksikan seluruh jajaran pejabat struktural dan staf untuk konsisten memberikan pelayanan publik yang terbaik, akuntabel, dan transparan. Terhadap pola interaksi di dalam lapas, ia menggarisbawahi pentingnya penerapan pendekatan humanis dalam setiap program pembinaan warga binaan.

"Saya berharap seluruh petugas dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta melaksanakan pembinaan kepada warga binaan secara humanis, sesuai dengan prinsip-prinsip pemasyarakatan," pungkas Hari.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru