KLIKJATIM.Com | Jember - Kebakaran hebat menghanguskan gudang distributor plastik berukuran kurang lebih 50x70 meter persegi di Jalan Stasiun Lama, Dusun Krajan Kidul RT 03/RW 04, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (13/7/2026) dini hari.
Besarnya kobaran api diperparah karena armada pemadam kebakaran dari Posko Rambipuji yang menjadi unit terdekat dengan lokasi tidak dapat dioperasikan, karena mengalami kerusakan sejak dua hari terakhir.
Akibatnya, truk pemadam harus diberangkatkan dari Mako UPT Damkarmat Kabupaten Jember di Jalan Danau Toba, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, dengan waktu tempuh sekitar 35 menit. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp300 juta.
Peristiwa kebakaran itu, pertama kali diketahui dari laporan seorang warga bernama Adhar pada pukul 00.22 WIB. Selang satu menit kemudian, petugas langsung memberangkatkan satu unit mobil pemadam beserta sekitar 10 personel dari Mako Damkarmat menuju lokasi kejadian.
Anggota Regu A Mako UPT Damkarmat Jember, Aris Setiawan, mengatakan armada dari Posko Rambipuji seharusnya menjadi yang pertama melakukan penanganan karena lokasinya paling dekat dengan titik kebakaran.
Namun, armada tersebut sedang mengalami gangguan mesin sehingga tidak bisa dioperasikan.
"Kami menerima laporan pukul 00.22 WIB. Sebenarnya armada yang paling dekat dengan lokasi berada di Posko Rambipuji, tetapi mobil tersebut mengalami trouble kurang lebih sudah dua hari. Kami mohon maaf kepada warga atas kendala ini, akhirnya tim dari Mako Jember yang harus berangkat ke lokasi," kata Aris saat dikonfirmasi usai melakukan pemadaman api kebakaran.
Baca juga: Terungkap, 10 Perusahaan Tambang Gunung Sadeng Jember Tunggak Pajak MBLB Rp1,6 Miliar
Menurutnya, kondisi tersebut membuat waktu tempuh menuju lokasi menjadi lebih lama dibandingkan apabila armada Posko Rambipuji dapat digunakan.
"Karena berangkat dari Mako di Jalan Danau Toba, perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 35 menit. Hal itu tentu berpengaruh terhadap cepatnya penanganan kebakaran," ujarnya.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 00.45 WIB dan langsung melakukan pemetaan area sebelum memulai proses pemadaman. Kobaran api saat itu sudah membesar lantaran gudang dipenuhi bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti plastik, styrofoam, dan kertas minyak.
"Gudang tersebut merupakan distributor plastik, styrofoam, dan kertas. Material itu membuat api cepat membesar. Beruntung warga ikut membantu mengeluarkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan sehingga proses pemadaman dapat dilakukan lebih maksimal," tutur Aris.
Baca juga: BNI Tegaskan Kasus Korupsi KUR Rp41,48 Miliar di Jember Berawal dari Laporan Internal Perseroan
Petugas Damkarmat Regu A Mako Pemkab Jember bersama personel Posko Rambipuji, Polsek, Koramil, dan warga sekitar akhirnya berhasil menguasai kobaran api sekitar pukul 03.10 WIB setelah berjibaku selama lebih dari dua jam.
Hasil asesmen sementara menyebutkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
"Tapi untuk kerugian ditaksir Rp300 juta, karena seluruh isi gudang didominasi bahan plastik dan material mudah terbakar ludes dilalap api. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan," pungkasnya.
Editor : Ratno