KLIKJATIM.Com | Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk menggenjot kualitas tata kelola dan mutu kelembagaan koperasi di wilayah setempat. Komitmen tersebut membuahkan hasil positif dengan semakin sehat, berkualitas, dan berkemajuannya iklim koperasi yang kini menjadi motor penggerak utama ekonomi kerakyatan.
Dalam Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Pemkab Lamongan, Minggu (12/7/2026), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan bahwa saat ini jumlah koperasi aktif di Lamongan telah mencapai 1.628 unit.
Baca juga: Rancangan KUA-PPAS 2027 Lamongan: Percepatan Infrastruktur dan Target Pendapatan Rp3,099 Triliun
Jumlah tersebut sudah mencakup 474 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan total anggota secara keseluruhan menyentuh angka kurang lebih 114.159 orang.
Akselerasi pembentukan KDKMP ini merupakan langkah taktis Pemkab Lamongan dalam menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Berdasarkan data teknis Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, sebanyak 264 gerai KDKMP kini selesai dibangun, dan 90 gerai di antaranya telah diresmikan serta beroperasi penuh di tingkat akar rumput.
Baca juga: Liga Anak Megilan 2026 Berakhir, KFA Lamongan Borong Piala U-10 dan U-12
"Sebanyak 90 Gerai KDKMP di Lamongan telah beroperasi dan manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Capaian ini sekaligus menempatkan Kabupaten Lamongan sebagai salah satu daerah tercepat secara nasional dalam pengembangan KDKMP," terang bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut.
Pak Yes memaparkan, masifnya perkembangan koperasi ini berdampak linear terhadap penguatan indikator makro ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan tercatat mampu mencapai angka 5,90 persen pada tahun 2025 (Year-on-Year), dan melesat tajam menjadi 10,79 persen (Quarter-to-Quarter) pada triwulan I tahun 2026. Data ini menjadi bukti sahih betapa kuatnya peran koperasi dalam menstimulus produktivitas ekonomi vertikal masyarakat.
Baca juga: Antisipasi Gagal Panen, Pemkab Lamongan Lakukan Gerdal OPT WBC Serentak Menggunakan Drone
Guna menjaga tren positif dan mendongkrak daya saing koperasi di masa depan, Pemkab Lamongan mengintegrasikannya melalui program prioritas "UMKM Naik Kelas". Skema ini dijalankan lewat penguatan jalinan sinergi bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) serta berbagai pemangku kepentingan strategis lainnya untuk memperluas kapasitas usaha dan digitalisasi tata kelola.
"Akhirnya, marilah kita jadikan momentum Hari Koperasi ke-79 ini untuk memperkuat gerakan koperasi dengan semangat gotong royong, inovasi, dan transformasi. Saya optimis koperasi di Lamongan akan semakin berjaya dalam meningkatkan kesejahteraan anggota, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta mendorong kemajuan daerah," pungkas Pak Yes.
Editor : Fatih