Cegah Kemacetan Sekitar Pelabuhan Ketapang, Pemkab Banyuwangi Usul Penambahan Kapasitas Dermaga

Reporter : Apriliana Devitasari
Pemkab Banyuwangi mengusulkan peningkatan kapasitas dermaga mengatasi kemacetan di jalan raya menuju pelabuhan Ketapang

KLIKJATIM.Com | Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengusulkan dukungan ke Kementerian Perhubungan untuk peningkatan kapasitas dermaga guna mengatasi kemacetan di jalan raya menuju pelabuhan penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Kamis, menyampaikan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk merupakan gerbang utama konektivitas Pulau Jawa dan Bali hingga Nusa Tenggara, dan memiliki peran strategis mobilitas masyarakat termasuk distribusi logistik nasional.

Baca juga: Akhir Pekan Ini, MPM Honda Jatim Gelar Gathering "Banyuwangi BerStylo Bersama" Bertabur Hadiah Mewah

"Kami sudah berkirim surat kepada Menteri Perhubungan meminta dukungan penanganan kemacetan jalur menuju Pelabuhan Ketapang, karena permasalahan kemacetan di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk ini perlu dukungan dari pemerintah pusat," ujar dia.

Usulan ke pemerintah pusat untuk menangani kemacetan yang kerap terjadi saat musim libur sekolah dan hari besar keagamaan itu, lanjut Ipuk, di antaranya pelebaran ruas jalan nasional menuju Pelabuhan Ketapang yang selama ini menjadi titik kemacetan kendaraan.

Penambahan kapasitas kapal penyeberangan berkapasitas minimal 3.000 GT, menurut dia, juga penting untuk meningkatkan daya angkut kendaraan dan penumpang di lintasan Selat Bali itu.

Menurut dia, pengajuan pembangunan dan rehabilitasi dermaga movable bridge (MB) juga diusulkan agar mampu melayani kendaraan berat hingga kapasitas 50 ton.

Baca juga: Antrean Kendaraan ke Pelabuhan Ketapang Mengular 5 Kilometer, Dipicu Lonjakan Arus dan Cuaca Buruk

"Sehingga dapat mempercepat proses bongkar muat kendaraan dan meningkatkan kapasitas layanan secara keseluruhan," kata Bupati Ipuk.

Dalam dokumen itu, kata dia, terdapat pula usulan pembangunan jembatan akses dari Pelabuhan LCT (Landing Craft Tank) Ketapang menuju kawasan Pelabuhan Bulusan (Ketapang) guna mendukung kelancaran distribusi arus kendaraan.

"Permohonan percepatan pembangunan Jalan Tol Prosiwangi Tahap II ruas Situbondo Barat-Banyuwangi, khususnya dari arah Banyuwangi menuju akses Tol Bajulmati dan Asembagus. Harapannya dapat mempercepat akses menuju Pelabuhan Ketapang sekaligus mengurangi beban lalu lintas pada jalan nasional yang ada saat ini," tutur Ipuk.

Baca juga: Gandeng Noora Health, Pemkab Banyuwangi Siapkan Layanan Kesehatan Daring 24 Jam

"Kami berharap program-program tersebut menjadi prioritas pemerintah pusat karena menyangkut kelancaran konektivitas nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan," kata Bupati Ipuk menambahkan.

 

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru