Rakernas Lajnah Wathanah JATMAN Kediri: Gubernur Khofifah Tekankan Perempuan Tarekat Sebagai Ujung Tombak

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Gubernur khofifah menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Idarah Aliyah Lajnah Wathanah JATMAN

KLIKJATIM.Com | Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Idarah Aliyah Lajnah Wathanah JATMAN (Jamaah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah).

Acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Islahiyyah Mayan, Mojo, Kabupaten Kediri ini mengusung tema “Memperkokoh Peran Perempuan Tarekat dalam Membangun Keluarga dan Bangsa.”

Baca juga: UNS Career Festival 2026 Bekali Mahasiswa Menjadi Talenta Unggul di Era AI dan Persaingan Global

Dalam forum yang dihadiri para mursyid dan jamaah tarekat dari berbagai wilayah tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya peran strategis perempuan tarekat. Mereka tidak hanya menjadi pendidik utama di rumah, tetapi juga motor penggerak moral, spiritual, sekaligus benteng dalam menghadapi problematika sosial kontemporer.

Gubernur Khofifah mengapresiasi forum ini sebagai wadah penting untuk membangun keselarasan hidup antara urusan duniawi dan ukhrawi. Menurutnya, nilai-nilai spiritual yang dijaga oleh para jamaah tarekat harus dimanifestasikan ke dalam aksi nyata yang menyentuh persoalan riil masyarakat.

Untuk mencapai hal tersebut, Khofifah menekankan pentingnya mengintegrasikan tiga dimensi gerakan secara simultan. Meliputi penyampaian nilai-nilai kebaikan melalui lisan dan tuntunan keagamaan, diwujudkan nyata melalui tindakan dan keteladanan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, serta penguatan melalui kemandirian ekonomi dan penggalangan harta untuk kemaslahatan umat.

Secara khusus, Khofifah menyoroti tantangan sosial berat yang mengintai generasi muda dan kaum perempuan saat ini, salah satunya adalah jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal dan rentenir.

Berdasarkan kunjungannya ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya—rumah sakit milik Pemprov Jatim—ditemukan fakta memprihatinkan mengenai adanya pasien yang mengalami gangguan psikososial akibat tekanan ekonomi pinjol, yang mayoritasnya merupakan anak muda dan perempuan.

Baca juga: RSUD Dr Soetomo Raih Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan

Oleh karena itu, Khofifah mengajak para ibu yang tergabung dalam Wathanah JATMAN untuk membangun family resilience (ketahanan keluarga) yang kokoh.

"Komunikasi yang hangat dari hati ke hati antara orang tua dan anak menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan mental keluarga yang sering kali tidak tampak dari luar," terang Khofifah. 

Menteri PPPA Arifah Fauzi turut menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Wathanah JATMAN dalam memberdayakan perempuan berbasis pendekatan keagamaan.

Baca juga: Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Kediri Resmi Dibuka, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Strategis untuk Umat

"Mengingat peran strategis perempuan menuju Indonesia Emas 2045, kami berharap Lajnah Wathanah JATMAN dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menguatkan perlindungan ibu dan anak di seluruh Indonesia," terangnya. 

Senada dengan hal tersebut, Mudir 'Ali JATMAN Ali Masykur Musa mengingatkan kembali kedudukan penting perempuan sebagai tiang negara. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat amaliah ruhaniyah melalui dzikir, istighasah, dan manaqib sebagai fondasi batin dalam menghadapi dinamika kehidupan modern.

Melalui jaringan organisasinya yang luas, Rakernas ini diharapkan mampu menghasilkan program kerja nyata yang memandirikan ekonomi umat sekaligus memperluas jangkauan edukasi moral di tengah masyarakat.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru