KLIKJATIM.Com | Malang – Langkah taktis guna mengamankan rantai pasok energi di koridor Jawa Timur terus diperkuat oleh lini logistik nasional. PT Patra Logistik dilaporkan sukses menyalurkan volume Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga menyentuh angka 2,5 juta liter per hari guna menyokong pemenuhan kebutuhan energi masyarakat dan sektor usaha di wilayah Malang Raya dan sekitarnya.
Operasional distribusi makro ini digerakkan secara masif melalui dukungan armada andal berupa 48 unit mobil tangki serta pengawalan ketat dari 233 Awak Mobil Tangki (AMT) yang bersiaga setiap hari melayani penyaluran ke berbagai simpul jaringan.
Baca juga: Truk Tangki BBM Pertamina Picu Laka Beruntun di Simpang SMPN 2 Jember, Penumpang Motor Terluka
Sebagai mitra logistik strategis bagi PT Pertamina Patra Niaga (PPN) selaku pemilik produk dan kargo BBM, PT Patra Logistik bertanggung jawab mengamankan pasokan energi ke lebih dari 270 outlet energi. Jaringan distribusi tersebut mencakup 115 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), 150 unit Pertashop, satu outlet industri strategis TNI, dua titik Vendor Held Stock (VHS) PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang berlokasi di Malang dan Blitar, hingga pemenuhan kebutuhan solar bagi kawasan Kampung Nelayan Pujiharjo. Jangkauan operasional ini tersebar luas mulai dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Blitar, Tulungagung, hingga Kabupaten Lumajang.
Area Manager Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) PT Patra Logistik, Adi Riyanto, mengungkapkan bahwa kelancaran penyaluran energi di kawasan berkarakteristik padat ini membutuhkan standardisasi armada yang prima serta koordinasi operasional yang dievaluasi secara berkesinambungan. Hal tersebut penting untuk memastikan pasokan komoditas energi dapat diterima oleh para pelanggan secara tepat waktu dan tepat volume.
"Lebih dari 270 outlet energi di wilayah ini bergantung pada kelancaran distribusi yang kami jalankan setiap hari. Karena itu, kami memastikan seluruh armada dapat beroperasi secara aman dan tepat waktu agar kebutuhan masyarakat terhadap BBM tetap terpenuhi. Distribusi energi yang andal menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, sektor usaha, hingga kawasan strategis yang membutuhkan pasokan energi secara berkelanjutan," urai Adi Riyanto membedah komitmen operasional perusahaan, Jumat (19/6).
Baca juga: Panen dan Tanam Tebu Serentak di Malang Perkuat Upaya Swasembada Gula Nasional
Guna mengunci aspek keamanan di jalan raya, PT Patra Logistik mengadopsi sistem pemantauan armada berbasis digital melalui teknologi Road Traffic Control (RTC). Melalui pusat kendali pintar ini, manajemen dapat melacak posisi geografis truk tangki secara real-time, mengoptimalkan rute pergerakan kendaraan, serta mendukung pengambilan keputusan mitigasi secara cepat apabila ditemukan kendala teknis maupun hambatan lalu lintas di lapangan.
Aktivitas pergerakan distribusi BBM di wilayah Malang Raya dipastikan bergerak dinamis sejak dini hari hingga malam hari tanpa henti. Layanan ini mencakup seluruh varian produk besutan Pertamina, mulai dari jenis BBM bersubsidi hingga produk non-subsidi. Seluruh rangkaian proses pemuatan hingga pembongkaran kargo dijalankan dengan menempatkan aspek keselamatan kerja (Health, Safety, Security, and Environment) sebagai prioritas tertinggi korporasi.
Adi Riyanto menambahkan bahwa keberhasilan pemenuhan target distribusi energi tidak hanya diukur dari kesiapan mekanis armada kendaraan saja, melainkan dari solidnya sinergi dan kesehatan mental seluruh personel yang terlibat di lapangan dalam aktivitas harian.
"Di balik setiap pengiriman BBM terdapat koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan antara Awak Mobil Tangki, petugas operasional, dan pusat kendali RTC. Kami terus menjaga standar keselamatan dan pelayanan agar distribusi energi dapat berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat, sektor industri, transportasi, hingga kawasan pesisir dapat terus terpenuhi," pungkas Adi mempertegas peta jalan keberlanjutan layanan perusahaan.
Editor : Fatih