KLIKJATIM.Com | Jember – Insiden kecelakaan lalu lintas massal yang melibatkan kendaraan bertonase besar kembali terjadi di kawasan tertib lalu lintas Kabupaten Jember.
Sebuah truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Pertamina dilaporkan memicu tabrakan beruntun yang melibatkan satu unit mobil sedan dan tiga sepeda motor di lajur Jalan PB Sudirman, tepatnya di persimpangan empat depan SMP Negeri 2 Jember, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur. Peristiwa mencekam tersebut terjadi pada Kamis (18/6/2026) malam sekitar pukul 19.45 WIB.
Baca juga: Ekonomi Sulit Picu Gelombang Perceraian di Jember, 2.211 Perkara Masuk dalam Lima Bulan
Kecelakaan beruntun ini mengakibatkan satu orang penumpang sepeda motor mengalami luka-luka dan harus dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil taksiran awal pasca-kejadian, akumulasi nilai kerugian materiil akibat kerusakan fisik kendaraan yang terlibat tabrakan diperkirakan menyentuh angka sekitar Rp20 juta.
Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, Ipda Tommy Nur Alamsyah, membeberkan secara detail kronologi kecelakaan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, peristiwa bermula ketika truk tangki Pertamina bernomor polisi tertentu yang dikemudikan oleh Lukman Hakim (32), warga Kabupaten Banyuwangi, tengah melaju dari arah selatan menuju ke utara dengan mengambil lajur kanan di Jalan PB Sudirman.
"Pada saat bersamaan, sebuah mobil sedan Daihatsu Charade yang dikemudikan Sutrisno (49), warga Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Jember, juga melaju searah di lajur kiri," kata Ipda Tommy Nur Alamsyah saat memberikan konfirmasi resmi di lokasi kejadian perkara.
Tommy melanjutkan, sesampainya di titik simpang empat, pengemudi truk tangki diduga kuat kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan dinamika arus lalu lintas di depannya. Akibat fatalnya, moncong depan truk langsung menghantam bodi sisi kanan mobil sedan Daihatsu Charade.
Benturan keras tersebut membuat posisi mobil sedan terdorong dan terseret maju ke depan, hingga akhirnya menghantam tiga unit sepeda motor yang posisinya sedang berhenti beraturan menunggu lampu lalu lintas menyala merah di persimpangan tersebut.
Baca juga: Permohonan Surat Kematian Ditolak, Warga Panduman Pertimbangkan Gugatan ke Pengadilan
Ketiga sepeda motor yang menjadi korban hantaman beruntun tersebut di antaranya adalah Honda Supra X yang dikendarai Fajar Muttaqien (38), serta Yamaha NMAX yang ditunggangi Bambang Sugeng Prasetyo (60) berboncengan dengan Istugiyah (43), di mana ketiganya merupakan warga lokal Jember.
"Serta satu kendaraan lain yakni Yamaha Vixion yang dikendarai Rafly Putra Pratama (20), seorang warga asal Bandung, Jawa Barat," ucap Tommy menambahkan data korban terdampak.
Akibat benturan berantai itu, penumpang Yamaha NMAX bernama Istugiyah dilaporkan menderita luka cukup serius pada bagian pinggang dan langsung dilarikan petugas ke RS Jember Klinik. Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kendati demikian, hasil penyelidikan awal tim unit penegakan hukum mengarah pada faktor kelalaian pengemudi truk tangki selaku pemicu utama kecelakaan.
Baca juga: Kantor Desa Patemon Ditutup, Pelayanan Administrasi Terganggu, Warga Desak Evaluasi Pj Kepala Desa
“Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi truk tangki kurang memperhatikan arus lalu lintas di depan kendaraan yang dikemudikannya sehingga terjadi tabrakan beruntun,” ungkap Ipda Tommy Nur Alamsyah.
Guna melengkapi berkas penyelidikan perkara, personel Satlantas Polres Jember telah mengamankan seluruh barang bukti kendaraan ke kantor polisi, memeriksa sejumlah saksi mata, dan memintakan visum resmi terhadap korban luka. Polisi memastikan pendalaman kasus ini masih terus berjalan.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi dan memperhatikan kondisi lalu lintas, terutama saat melintas di kawasan persimpangan yang memiliki tingkat kepadatan kendaraan cukup tinggi," pungkas Tommy mengingatkan para pengendara jalan raya.
Editor : Fatih