Kembali Viral, The Orion Band Asal Sampang Daftarkan HKI Lagu 'Maafkan Aku' ke Disporabudpar

Reporter : fadil
OPTIMIS: Grup Band The Orion Band datangi kantor Disporabudpar Sampang terkait proses legalitas karya. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Sampang – Industri musik tanah air kembali dikejutkan dengan kemunculan grup musik legendaris asal Madura, The Orion Band. Guna mengamankan aset kreatifnya, band yang populer lewat single hit berjudul "Maafkan Aku" ini mendatangi Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang pada Senin (15/6/2026).

Kedatangan mereka menandai babak baru kebangkitan di belantika musik nasional, menyusul lagu legendaris tersebut yang kembali viral dan memantik perhatian besar para penikmat musik di berbagai platform digital.

Baca juga: Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Semburkan Awan Panas Guguran Sejauh 4,5 Kilometer

Tias, vokalis sekaligus pencipta lagu The Orion Band, datang langsung untuk memproses pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas karya monumental mereka demi mendapatkan perlindungan hukum yang sah.

Langkah hukum ini diambil bukan tanpa alasan. Belakangan ini, kepemilikan lagu "Maafkan Aku" sempat dilingkupi misteri dan memicu spekulasi publik akibat adanya klaim sepihak dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Pendaftaran HKI ini menjadi jawaban tegas sekaligus akhir dari polemik kepemilikan mahakarya tersebut.

"Semua butuh proses. Perjalanan panjang ini menjadi bukti kuat untuk meraih mimpi. Selain memberikan karya yang layak di telinga publik, saya juga berkomitmen membawa nama Sampang agar lebih dikenal luas, karena Sampang adalah kota kelahiran saya," ungkap Tias tegas.

Dalam pengurusan HKI di kantor dinas tersebut, Tias tidak datang sendirian. Ia mendapat pengawalan ketat dan dukungan moril langsung dari Penjabat (Pj) Kepala Desa Labang, Kecamatan Sreseh, Marzuki (yang akrab disapa Masub), serta musisi senior Inank Pelangi. Inank yang merupakan perwakilan dari Pelangi Band sekaligus Pelangi Entertainment hadir untuk mengawal legalitas karya tersebut hingga tuntas.

Sebagai seorang vokalis, Tias dikenal memiliki karakteristik suara yang sangat kuat, khas, dan otentik. Karakteristik vokal inilah yang dinilai menjadi identitas esensial yang membuat performa The Orion Band sulit ditiru, sekaligus menjadi pembeda agar pihak lain tidak dapat dengan mudah mengklaim hasil karya mereka, baik di tingkat regional maupun internasional.

Baca juga: Kasus Pembobolan Kredit BRI Sumenep Memanas, Mantan AO dan Pimpinan BRIGUNA Dilaporkan ke Polisi

Rekam Jejak Sejak 2008
Rekam jejak band asal Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang ini sebenarnya sudah tidak diragukan lagi. Melalui single "Maafkan Aku" yang sukses dirilis pertama kali pada tahun 2008 silam, grup musik dari Pulau Garam ini berharap momentum viralnya karya mereka kali ini dapat kembali dilirik oleh para produser dan tokoh-tokoh hebat di industri musik nasional.

Meskipun lagu lamanya sontak viral dan mendapat tempat di hati netizen saat ini, Tias menegaskan bahwa langkahnya tidak akan berhenti sampai di sini saja. Bagi pria berkulit manis ini, popularitas sesaat di media sosial merupakan bonus, namun esensi utamanya adalah komitmen jangka panjang untuk terus konsisten melahirkan karya-karya baru.

Di sisi lain, Inank Pelangi memberikan pandangan dan motivasi kepada para musisi lokal Madura agar tidak pernah takut untuk terus berkarya di tengah situasi industri musik nasional yang dinamis dan kompetitif.

Baca juga: Kloter 67 dan 68 Tiba Besok, Keluarga Penjemput Jemaah Haji Sampang Dibatasi Dua Orang

"Untuk band-band di Sampang, jangan takut untuk berkarya dan membuat lagu sendiri. Kita terbukti mendapat dukungan dari pemerintah. Yakinlah bahwa setiap lagu yang kalian buat dengan hati, pasti akan viral pada waktunya, salah satu contoh nyatanya adalah The Orion Band ini," harap Inank.

Dukungan serupa juga mengalir deras dari pemerintah tingkat desa. Pj Kades Labang, Marzuki, menyatakan kebanggaan dan dukungannya secara penuh atas langkah hukum serta eksistensi yang ditunjukkan oleh Tias bersama The Orion Band demi melindungi hak cipta karya mereka.

Marzuki berharap agar potensi besar yang dimiliki warganya ini tidak hanya berhenti di tingkat desa atau dinas, melainkan mendapat atensi serta dukungan penuh dari jajaran Pemerintah Kabupaten Sampang demi memajukan industri kreatif lokal.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru