Bekerja Sama dengan BNN, RS Wates Husada Siapkan Layanan Rehabilitasi Narkoba

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim Brigjen Pol Budi Mulyanto bersama Direktur RS Wates Husada dr. Titin Ekowati. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Akses layanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Gresik kini semakin mudah. Rumah Sakit Wates Husada (RSWH) Balongpanggang resmi menghadirkan fasilitas rehabilitasi narkoba yang terintegrasi dengan pendekatan medis dan pendampingan keluarga guna mendukung proses pemulihan pasien secara menyeluruh.

Fasilitas rehabilitasi tersebut berada di gedung khusus lantai tiga yang terpisah dari ruang perawatan umum. Pemisahan lokasi dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif dan nyaman bagi pasien selama menjalani proses rehabilitasi.

Baca juga: Rayakan HUT ke-14, RS Wates Husada Apresiasi Karyawan Berprestasi dengan Hadiah Umroh

Direktur Utama RS Wates Husada, dr. Titin Ekowati, mengatakan fasilitas yang disiapkan saat ini mampu menampung sekitar 10 hingga 15 pasien, baik laki-laki maupun perempuan. Ke depan, rumah sakit berencana mengembangkan layanan agar dapat menjangkau lebih banyak pasien yang membutuhkan rehabilitasi.

"Kami sudah siap melayani pasien yang membutuhkan rehabilitasi narkoba. Beberapa kamar perawatan telah disiapkan berikut tenaga kesehatan yang telah mendapatkan pelatihan bekerja sama dengan BNNP," ujar dr. Titin, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, kehadiran layanan rehabilitasi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika yang masih menjadi tantangan serius di masyarakat.

Namun demikian, rehabilitasi yang diterapkan RS Wates Husada tidak hanya berorientasi pada pemulihan kondisi fisik pasien. Rumah sakit juga mengedepankan pendekatan kekeluargaan untuk membantu mengidentifikasi berbagai persoalan yang menjadi pemicu seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Baca juga: RS Wates Husada Gresik Kini Resmi Laksanakan MCU untuk Perusahaan, Usai Kantongi Sertifikat PJK3 Kemnaker

"Selain rehabilitasi medis, kami melakukan pendekatan secara kekeluargaan. Dengan cara itu, berbagai persoalan yang mereka hadapi dapat diketahui dan dicarikan solusi bersama sehingga proses pemulihan menjadi lebih optimal," jelasnya.

Dokter yang juga menjabat Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Kabupaten Gresik tersebut menegaskan bahwa para korban penyalahgunaan narkoba membutuhkan kesempatan untuk pulih dan kembali menjalani kehidupan yang produktif di tengah masyarakat.

Karena itu, RS Wates Husada berkomitmen memberikan layanan rehabilitasi yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan selama proses pemulihan berlangsung.

Baca juga: Peringati Hari Hepatitis Sedunia, dr. Titin Paparkan Enam Langkah Ampuh Cegah Hepatitis

"Kami ingin memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Program rehabilitasi ini dijalankan bekerja sama dengan BNN dan akan terus kami tingkatkan kualitas pelayanannya agar proses pemulihan pasien berjalan maksimal," katanya.

Hadirnya fasilitas rehabilitasi narkoba di RS Wates Husada diharapkan menjadi alternatif layanan pemulihan yang lebih dekat bagi masyarakat Gresik dan sekitarnya. Selain membantu menekan angka penyalahgunaan narkoba, fasilitas ini juga diharapkan menjadi harapan baru bagi para korban untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru