KAI Service Kini Sediakan Kuliner Khas Banyuwangi di Gerbong Restorasi

Reporter : Apriliana Devitasari
Bupati Banyuwangi Ipuk saat meninjau layanan KAI

KLIKJATIM.Com | Banyuwangi  - Anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yakni KAI Services bekerja sama dengan pengusaha UMKM kuliner Banyuwangi, Jawa Timur, menyediakan beberapa menu pilihan menu kuliner khas Banyuwangi di sejumlah kereta api (KA) dengan relasi Banyuwangi.

Manajer Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita mengemukakan ada dua pengusaha UMKM Banyuwangi bekerja sama dengan KAI Services untuk menyediakan menu khas Banyuwangi, yaitu Warung Mbok Wah dan Srengenge Wetan.

Baca juga: Libur Iduladha, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Bojonegoro

"Seluruh kuliner ini bisa dinikmati di kereta api yang berelasi dengan stasiun Banyuwangi," kata Nyoman Suardhita dalam keterangan tertulis diterima di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu.

Dia menyampaikan UMKM Warung Mbok Wah Banyuwangi adalah salah satu tempat makan yang terkenal dengan nasi tempong yang merupakan menu khas Banyuwangi yang menyajikan lalapan dengan sambal ekstra pedas.

Yang membuat berbeda dengan sambal pada umumnya, kata Nyoman, sambal tempong dibuat dengan tomat ranti, dan ada tiga menu Warung Mbok Wah yang bisa dinikmati di kereta api, yakni nasi tempong ayam, udang dan telur.

Baca juga: Gempa 4,8 SR di Jember Picu Penghentian Sementara Kereta Api Daop 9

Sementara beberapa menu yang disediakan oleh UMKM Srengenge Wetan Banyuwangi, lanjut dia, adalah ayam lodoh, nasi bakar, plecing ayam dan nasi tempong ayam.

"Ada beberapa kereta api relasi Banyuwangi, yakni KA Sangkuriang (Bandung-Ketapang), KA Blambangan Ekspres (Pasar Senen-Ketapang), KA Wijaya Kusuma (Cilacap-Ketapang) dan KA Logawa (Purwokerto-Banyuwangi)," kata Nyoman Suardhita.

Region Head Regional 9 Jember KAI Services Yullyandra Mursyal menambahkan, sajian menu khas Banyuwangi itu telah hadir di restorasi kereta api sejak bulan Mei 2026.

Baca juga: KAI Properti Buka Rekrutmen Penjaga Perlintasan 2026, Lulusan SMA/SMK Bisa Daftar

Kendati masih tergolong baru, menu-menu tersebut digemari oleh para penumpang kereta api, dan setiap harinya rata-rata 10 hingga 20 porsi menu khas Banyuwangi terjual habis dalam satu keberangkatan kereta.

"Menu ini dimasak langsung oleh mitra kami, jadi dari segi rasa, tidak perlu diragukan. Oleh mitra, menu ini dikirim ke kami dari stasiun untuk dijual di restorasi," katanya.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru