Hilang Saat Bekerja, ABK Kapal Kargo Ditemukan Meninggal di Selat Madura

Reporter : Tsabit Mantovani
Satpolair Polres Bangkalan bersama Dit Polairud Polda Jatim melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Syamrabu Bangkalan.

KLIKJATIM.Com | Bangkalan  -Seorang anak buah kapal (ABK) kapal kargo Landing Craft Transport (LCT) Kinta Perjaya ditemukan meninggal dunia di perairan Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Senin (11/5/2026). Korban diduga mengalami kecelakaan kerja saat bertugas di atas kapal.

Kasat Polair Polres Bangkalan Iptu Muarib mengungkapkan, korban bernama Sri Samto (57) yang menjabat sebagai Mualim I di kapal LCT Kinta Perjaya.

Baca juga: Polres Bangkalan Amankan L300 Angkut 35 Jerigen Pertalite

Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui masih bekerja bersama delapan ABK lainnya pada Minggu (10/5/2026). Mereka saat itu tengah memperbaiki terpal ekskavator di atas kapal yang berada di perairan Selat Madura.

“Sekitar pukul 13.30 WIB korban selesai bekerja lebih dulu. Setelah itu rekan-rekannya sudah tidak melihat korban lagi,” ujar Muarib, Senin (11/5/2026).

Awalnya para ABK lain tidak menaruh curiga karena masih fokus menyelesaikan pekerjaan. Namun sekitar pukul 14.40 WIB, mereka mulai menyadari korban tidak berada di lokasi dan langsung melakukan pencarian di sekitar kapal.

Baca juga: Kasus TBC Tinggi, Puskesmas Burneh Bangkalan Intensifkan Skrining Lewat Layanan Kesehatan Gratis

Karena tidak ditemukan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan sekitar pukul 21.00 WIB ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Surabaya, lalu diteruskan ke Dit Polairud Polda Jawa Timur.

Korban akhirnya ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 13.00 WIB di perairan Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kamal. Saat ditemukan, korban masih mengenakan wearpack berwarna oranye.

Baca juga: Misteri Jasad di Blega Terungkap: Ternyata Tangan Dingin Anak Tiri yang Mengakhiri Nyawa Ibunya

Usai menerima laporan penemuan jenazah, Satpolair Polres Bangkalan bersama Dit Polairud Polda Jatim langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Syamrabu Bangkalan.

“Penanganan kasus ini saat ini ditangani oleh Dit Polairud Polda Jatim,” pungkasnya.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru