Dampak Laka di Bekasi Timur, KA Pandalungan dan Blambangan Ekspres Terlambat Berjam-jam

Reporter : Muhammad Hatta
Suasana penumpang kereta api di Stasiun Jember saat menunggu kedatangan dan keberangkatan KA. (Hatta/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas keterlambatan dua kereta api jarak jauh, yakni KA Pandalungan relasi Gambir–Jember dan KA Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen–Ketapang, pada Selasa (29/4/2026).

Keterlambatan ini merupakan dampak gangguan operasional akibat kecelakaan yang melibatkan rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan Commuterline di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta.

Insiden tersebut mengharuskan dilakukan proses evakuasi rangkaian kereta di lintas Bekasi Timur. Akibatnya, jalur tidak dapat dilalui secara normal sehingga sejumlah perjalanan kereta api mengalami antrean dan penyesuaian pola operasi. Dampak gangguan ini merambat hingga ke perjalanan kereta lintas Jawa, termasuk yang menuju wilayah Daop 9 Jember.

KA Pandalungan tercatat mengalami keterlambatan hingga 277 menit atau lebih dari empat jam, dengan estimasi tiba di Stasiun Jember sekitar pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, KA Blambangan Ekspres mengalami keterlambatan hingga 570 menit atau sekitar sembilan setengah jam, dengan estimasi tiba di Stasiun Ketapang pukul 16.15 WIB.

Untuk meminimalkan dampak lanjutan, KAI Daop 9 Jember melakukan penyesuaian operasional di wilayah tujuan. Keberangkatan KA Pandalungan relasi Jember–Gambir tetap dijadwalkan tepat waktu pukul 16.00 WIB. Sedangkan KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Pasar Senen dijadwalkan berangkat pukul 17.15 WIB dengan estimasi keterlambatan sekitar 90 menit dari jadwal normal.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa keterlambatan ini merupakan dampak berantai dari gangguan operasional di wilayah lain yang berada di luar kendali langsung Daop 9.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Keterlambatan ini terjadi akibat proses penanganan gangguan di lintas Bekasi Timur yang berdampak pada perjalanan kereta api lintas Jawa, termasuk yang menuju wilayah kami,” ujarnya.

Ia menegaskan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional.

“Tim operasional telah melakukan optimalisasi perawatan dan pengecekan sarana agar kereta tetap andal saat diberangkatkan kembali, sehingga perjalanan selanjutnya dapat berlangsung aman,” tambahnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan kompensasi berupa service recovery sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, penanganan keluhan pelanggan juga dilakukan secara cepat dan responsif, baik di stasiun maupun melalui kanal layanan resmi.

Informasi perkembangan perjalanan kereta terus diperbarui secara berkala melalui aplikasi Access by KAI, media sosial resmi, serta pengumuman langsung di stasiun. KAI mengimbau pelanggan untuk selalu memperhatikan informasi terbaru sebelum keberangkatan dan datang lebih awal guna mengantisipasi perubahan jadwal.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru