Relawan Penyeberang di Jember Tewas Ditabrak Mobil Diduga Balap Liar

Reporter : Muhammad Hatta
Korban saat berada di Rumah Sakit. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Jember – Kecelakaan lalu lintas tragis yang menewaskan seorang relawan penyeberang jalan terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dan viral di media sosial. Peristiwa tersebut diduga dipicu aksi ugal-ugalan dua kendaraan yang terlibat kejar-kejaran di jalan raya.

Insiden terjadi di Jalan Raya Jember–Bondowoso Km 5, tepatnya di Jalan Slamet Riyadi, dekat pintu perlintasan rel kereta api, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 23.15 WIB.

Baca juga: Nelayan Jember Hilang Tersapu Ombak Pantai Watu Ulo

Korban diketahui bernama Dimas Dwi Hadi Saputra (26), warga setempat yang saat kejadian tengah membantu menyeberangkan kendaraan di lokasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga tertabrak mobil berwarna putih yang mengarah pada jenis Daihatsu Sigra. Sejumlah saksi menyebut kendaraan tersebut melaju kencang dari arah Jember menuju Bondowoso. Bahkan, muncul dugaan mobil itu tengah terlibat kejar-kejaran dengan kendaraan lain jenis Toyota Kijang sebelum insiden terjadi.

Ayah korban, Maiblos Karyaman (49), mengaku pertama kali mendapat kabar dari warga sekitar lokasi kejadian. Saat itu, anaknya disebut sedang membantu penyeberangan sepeda motor dari arah barat.

“Menurut saksi, mobil Sigra itu sedang kejar-kejaran dengan mobil Kijang, seperti adu kecepatan atau emosi di jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).

Benturan keras tak terhindarkan. Korban dilaporkan terpental hingga sekitar 10 meter dari titik tabrakan. Seorang saksi yang merupakan pedagang bakso di sekitar lokasi menyebut korban meninggal dunia di tempat kejadian.

Usai menabrak, kendaraan sempat diduga hendak berbalik arah, namun kemudian melarikan diri ke arah Arjasa setelah warga mulai berdatangan. Di lokasi kejadian, ditemukan pecahan spion mobil yang diduga milik kendaraan pelaku.

“Kami sudah cek CCTV dan video, tetapi saat diperbesar plat nomornya tidak terlihat jelas karena kondisi gelap,” tambah Maiblos.

Korban kemudian dievakuasi oleh warga bersama kerabat yang melintas, dan dibawa ke RSD dr. Soebandi. Namun, nyawanya tidak tertolong. Jenazah korban baru dimakamkan pada Selasa siang (28/4/2026) setelah proses visum selesai.

Baca juga: Jadwal Kereta Api Daop 9 Jember Tetap Normal Usai Insiden KA di Bekasi Timur

Pihak keluarga berharap pelaku memiliki itikad baik untuk bertanggung jawab.

“Saya tidak menuntut macam-macam. Saya hanya ingin pengemudinya datang ke rumah dan menjelaskan apa yang terjadi, diselesaikan secara kekeluargaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, Ipda Tommy Nur Alamsyah, menyampaikan bahwa kasus tersebut merupakan kecelakaan tabrak lari yang masih dalam penyelidikan.

“Kendaraan roda empat yang terlibat masih kami telusuri karena pengemudi langsung meninggalkan lokasi. Kami sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan ke utara sebelum menabrak korban yang berada di tengah jalan untuk mengatur lalu lintas.

Baca juga: Tuntut Transparansi UKT, Ratusan Mahasiswa Geruduk Rektorat Universitas Jember

“Korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki, dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Polisi kini terus mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV dan keterangan saksi, guna mengungkap identitas pelaku. Pihak kepolisian juga mengimbau pengemudi yang terlibat agar segera menyerahkan diri.

“Kami juga meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor,” tegasnya.

Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan. Kasus ini menjadi sorotan publik, terutama terkait dugaan aksi ugal-ugalan di jalan raya yang berujung pada hilangnya nyawa.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru