Jadwal Kereta Api Daop 9 Jember Tetap Normal Usai Insiden KA di Bekasi Timur

Reporter : Muhammad Hatta
Suasana penumpang kereta api di Stasiun Jember dan Banyuwangi, wilayah Daop 9 Jember. (Hatta/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember memastikan operasional perjalanan kereta api di wilayahnya tetap berjalan normal, aman, dan lancar pasca insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Kepastian tersebut disampaikan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait kemungkinan dampak kejadian tersebut terhadap layanan perkeretaapian di daerah lain, khususnya wilayah Daop 9 Jember.

Baca juga: Tuntut Transparansi UKT, Ratusan Mahasiswa Geruduk Rektorat Universitas Jember

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan seluruh perjalanan kereta api di wilayah kerjanya tidak terdampak insiden yang terjadi di Bekasi Timur.

Menurutnya, seluruh layanan tetap berjalan sesuai jadwal dengan mengedepankan aspek keselamatan dan pelayanan kepada pelanggan.

“Seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember beroperasi sesuai jadwal. Kami memastikan pelayanan tidak terdampak insiden tersebut dan tetap berjalan optimal dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pelanggan,” ujar Cahyo saat dikonfirmasi wartawan di Jember, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan intensif serta berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh perjalanan kereta api tetap terkendali.

“Kami terus memastikan seluruh layanan berjalan baik dan melakukan langkah antisipatif guna menjaga keselamatan serta kenyamanan pelanggan,” katanya.

Baca juga: Nekat Akhiri Hidup, Remaja Jember Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Ponpes

Sebelumnya, kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.52 WIB di emplasemen stasiun setempat KM 28+920.

Insiden bermula saat rangkaian PLB 5568A relasi Cikarang–Bekasi tertemper PLB 4B atau KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi, sehingga menyebabkan gangguan perjalanan di lintas tersebut.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan petugas langsung melakukan evakuasi rangkaian kereta dan penanganan korban usai kejadian.

Baca juga: Diduga Korsleting, Warung Bebek Shanghai Jember Hangus Dilalap Api

“PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujarnya.

Untuk mendukung proses evakuasi dan menjaga keselamatan, aliran listrik aliran atas (LAA) di lintas Cibitung–Bekasi Timur sempat dinonaktifkan sementara.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses investigasi, termasuk pendataan jumlah perjalanan kereta yang terdampak.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru