Positif Corona di Nganjuk Tambah 5 Orang, Sebagian Tertular dari Anak dan Suami

klikjatim.com
Update kasus Covid-19 di Kabupaten Nganjuk per 12 Mei 2020. (Asep Bahar/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Nganjuk - Jumlah pasien positif corona atau covid-19 di Kabupaten Nganjuk kembali bertambah. Berdasarkan hasil laboratorium Swab yang diterima Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nganjuk per tanggal 12 Mei 2020, ada penambahan 5 orang lagi terkonfirmasi positif corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Nganjuk, dr. Hendriyanto menjelaskan, pasien-pasien ini berasal dari kecamatan berbeda. Dan hasil tracingnya menyebutkan sebagian mereka pernah kontak dengan keluarganya dari luar kota.

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil

Misalnya pasien asal Kecamatan Gondang. Kata dr. Hendriyanto, wanita berusia 55 tahun ini mempunyai riwayat kontak dengan anaknya yang datang dari Surabaya.

[irp]

"Kemudian pasien wanita berusia 34 tahun yang juga dari Kecamatan Gondang, diketahui mempunyai riwayat kontak dengan suaminya dari Surabaya," ujarnya, Selasa (12/5/2020).

Sedangkan tiga pasien positif lainnya antara lain dari Kecamatan Bagor. Kata dr. Hendriyanto, riwayat perjalanan pasien wanita berusia 38 tahun ini pernah kontak dengan teman anaknya dari Krian, Sidoarjo.

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Tonggak Penghormatan Terhadap Sejarah Perjuangan Pekerja Indonesia

Lalu, pasien wanita berusia 45 tahun dari Kecamatan Pace. Ia berasal dari klaster Sampoerna di Surabaya.

[irp]

Dan satu pasien laki-laki berusia 45 tahun dari Kecamatan Nganjuk. "Riwayatnya bekerja di bengkel Surabaya," jelasnya. 

Baca juga: Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Gubernur Khofifah Optimis Bangkitkan Ekonomi Warga

Kini, total pasien positif corona di Nganjuk tercatat menjadi 20 kasus. Dengan rincian 5 orang di antaranya sudah sembuh.

Adapun jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 74 orang. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) 47 orang, dan 551 orang tanpa gejala. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru