Belum Tersentuh Bantuan, Polres Gresik Tanggung Biaya Hidup Janda Terlantar

klikjatim.com
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat memberikan bantuan ke Husnul Khotimah dan anaknya Faiqoh. (Miftahul Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik—Husnul Khotimah (57), bersama anaknya Husna Faiqoh (14) warga Gresik yang sempat terlantar di Masjid Petrokimia Gresik kini sudah memiliki tempat tinggal. Dia memilih tinggal kos di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Biaya kos perempuan janda itu ditanggung Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo. Sementara bantuan sembako dia dibantu yayasan sosial. Dia sempat tinggal di Masjid Petrokimia Gresik selama dua minggu sebelum akhirnya dijemput oleh yayasan sosial.

Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf

[irp]

Husnul sebelumnya pernah bekerja sebagai guru swasta. Suaminya sudah lama meninggal. Sesuai alamat di KTP, tempat tiggalnya berada di Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Manyar, Gresik. Namun, rumah tersebut kini telah dijualnya.

Diketahui, putri Husnul baru pulang dari rumah sakit yang mengidap penyakit polip abdomen atau pembengkaan usus. Khotimah mengaku kesulitan membayar biaya rumah sakit yang akhirnya lembaga sosial di Gresik membantunya.

“Selama ini untuk membiayai kebutuhan hidupnya yang bersangkutan hutang,” kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2020).

Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'

Bahkan, tunggakan kos di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, selama enam bulan sudah terbayar lunas. Keduanya juga diantarkan kembali ke tempat tinggalnya di Gresik utara itu.

"Biaya tunggakan kos selama enam bulan dan untuk beberapa bulan kedepan sudah kami bantu," kata Kapolres.

"Sesuai maklumat kapolri, kami berupaya maksimal membantu masyarakat yang belum tersentuh bantuan apapun," imbuh mantan Kapolres Jember itu.

Baca juga: Honda Premium Matic Day Blitar Meriahkan Akhir Pekan, Padukan Komunitas Motor dan Program UKH

[irp]

Sementara Khotimah mengaku jika selama enam bulan sudah tidak bisa membayar kosnya. Dia tidak punya penghasilan lagi. Sedangkan dia harus menghidupi anaknya.  Dia mengaku juga belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Bahkan, dia tidak mempunyai kartu jaminan kesehatan seperti BPJS.

"Kami sangat berterimakasih kepada pak kapolres sudah membantu. Sehingga bisa kembali ke tempat tinggal kami," ujar Khotimah. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru