Viral Percikan Api di Roda Kereta Api Probowangi, KAI Tegaskan Bukan Kebakaran

Reporter : Muhammad Hatta
Percikan api terlihat dari roda Lokomotif Kereta Api Probowangi saat melintas. (Ist)

KLIKJATIM.Com | JEMBER – Video berdurasi 13 detik yang memperlihatkan percikan api dari roda lokomotif kereta api viral di media sosial TikTok dan memicu berbagai spekulasi publik.

Dalam video tersebut, lokomotif tampak menarik rangkaian gerbong sambil mengeluarkan percikan api, seolah mengalami kendala saat melintas di jalur rel. Unggahan itu disebut terjadi di perlintasan sekitar Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Hingga saat ini, video tersebut telah ditonton luas dengan lebih dari 57 ribu tanda suka, 1.621 komentar, serta dibagikan lebih dari 14.800 kali.

Menanggapi hal tersebut, Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, memberikan klarifikasi terkait kejadian yang sebenarnya.

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Senin, 30 Maret 2026 sekitar pukul 18.40 WIB di petak jalan antara Stasiun Kalibaru dan Mrawan, saat Kereta Api Probowangi melintas.

Menurutnya, kondisi cuaca menjadi faktor utama munculnya percikan api.

“Saat itu terjadi gerimis sehingga rel menjadi basah dan licin, yang menyebabkan roda lokomotif mengalami slip,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Cahyo menjelaskan, slip roda merupakan kondisi teknis yang dapat terjadi ketika daya cengkeram antara roda dan rel berkurang, terutama saat rel dalam kondisi basah.

Dalam situasi tersebut, masinis dan asisten masinis langsung mengambil langkah penanganan agar daya gesek roda kembali optimal.

“Masinis dan asisten masinis dengan sigap melakukan tindakan teknis untuk mengoptimalkan daya gesek roda terhadap rel, sehingga kereta dapat kembali melaju normal,” jelasnya.

Ia memastikan, meskipun sempat terjadi slip yang menimbulkan percikan, perjalanan kereta tetap aman dan terkendali tanpa mengganggu keselamatan penumpang maupun operasional.

Cahyo menegaskan, percikan api yang terlihat bukan berasal dari kebakaran, melainkan akibat gesekan antara roda dan rel saat proses pemulihan daya cengkeram (adhesi).

“Percikan tersebut bukan api karena kebakaran, tetapi efek gesekan roda dengan rel saat penanganan slip. Ini merupakan fenomena teknis yang bisa terjadi dan telah ditangani sesuai prosedur,” tegasnya.

KAI Daop 9 Jember juga menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api melalui evaluasi dan inovasi berkelanjutan.

“Kami terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pelanggan,” pungkasnya.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru