Cegah Kluyuran, Rumah ODP di Gresik Ditempeli Poster

Reporter : Abdul Aziz Qomar

KLIKJATIM.Com | Gresik - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik punya cara khusus dalam mengawasi pasien orang dalam pemantuan. Mereka memasang poster di depan rumah pasien ODP bahwa penghuni rumah dalam pemantauan. Cara ini diharapkan memperketat pasien ODP agar tidak keluyuran.

M Nadlif, Koordinator Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Gresik, menjelaskan, pihaknya sudah memasang poster berukuran 2 x 1 meter tersebut di sejumlah rumah pasien ODP. Mereka adalah pasien yang menjalani karantina mandiri. Di poster terdapat tulisan "Penghuni dilarang keluar rumah atau menerima tamu".

Baca juga: Gresik Bidik Juara Umum Lagi, MTQ XXXII Jadi Panggung Lahirnya Generasi Qurani

[irp]

Poster berisi peringatan itu sudah terpasang di beberapa rumah pasien ODP. Cara ini dinilai efektif dan memberikan efek sosial yang begitu luas kepada masyarakat. "Dengan adanya banner tersebut diharapkan masyarakat bersama seluruh tim satgas Covid 19 desa ikut melakukan pemantauan sampai yang bersangkutan dinyatakan sembuh," kata Nadlif yang juga Pj Sekretaris Daerah Gresik ini.

Upaya pencegahan ini, imbuh Nadlif, sesuai dengan arahan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto. Bupati Gresik ingin PSBB tahap ke II difokuskan pada pemantauan masyarakat desa.“Selama ini cek poin PSBB hanya dijalan raya. Setelah itu yang bersangkutan kemana kita tidak tahu. Maka dari itu dengan meningkatnya pemantauan masyarakat desa diharapkan bisa meminimalisir penyebaran virus,” jelasnya.

Baca juga: Polres Gresik Hadir Beri Layanan Ambulans Antar Pasien Darurat ke RSUP Kemenkes Surabaya

Nadlif menambahkan, PSBB tahap II juga akan fokus pada jaring pengaman sosial dan pysical distancing aktivitas di pasar.“Untuk bantuan jaring pengaman sudah lebih dari 80 persen desa mengusulkan. Jadi ini kami harus memberikan perhatian ekstra untuk mengawal kelancaran. Sedangkan untuk aktivitas masyarakat di pasar selama ini memang masih banyak yang belum menerapkan sosial distancing. Ini yang nanti menjadi fokus satgas,” kata dia.

[irp]

Baca juga: Gresik Bikin Tertarik Diplomat, KEK JIIPE Disebut Kunci Investasi

Sementara itu, hingga Minggu (10/05) hanya terjadi tambahan dua Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Gresik. Semula PDP ada 166 pasien kini bertambah menjadi 168 pasien. Dari jumlah itu sebnyak 7 pasien meninggal dunia.

Sementara untuk angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami kenaikan dua orang dari yang semula 1.139 orang menjadi 1.141 orang. Sedangkan untuk data kasus positif Covid 19 di Gresik jumlahnya tetap seperti hari sebelumnya sebanyak 37 kasus dengan jumlah korban meninggal sebanyak 6 kasus. (hen)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru