KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026/1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan persiapan intensif.
Langkah ini diwujudkan dengan menyiagakan posko pelayanan dan monitoring angkutan Lebaran di sejumlah titik strategis guna menjamin kelancaran lalu lintas serta kenyamanan masyarakat selama momentum Hari Raya Idulfitri.
Baca juga: Polisi Selidiki Insiden Mobil Proyek Seruduk Siswi MTsN 1 Bojonegoro, Dua Korban Jalani Operasi
Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Welly Fitrama, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengerahkan sumber daya manusia dan armada yang cukup untuk mengawal jalannya mudik tahun ini. Sedikitnya 92 personel Dishub serta 8 kendaraan operasional telah disiapkan untuk mendukung fungsi pengamanan dan pelayanan di lapangan.
“Personel dan armada yang kami siapkan akan bertugas di beberapa titik pos pelayanan dan pos pengamanan guna memantau kondisi lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” tutur Welly Fitrama saat menjelaskan kesiapan timnya.
Secara teknis, petugas Dishub ditempatkan di beberapa lokasi kunci, seperti Rest Area UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Bojonegoro dan Pos Pantau di Jalan Ahmad Yani.
Baca juga: Kronologi Terungkap! Toyota Avanza Hilang Kendali, Tabrak Siswa Pramuka di Bojonegoro
Untuk memastikan pengawasan yang berkesinambungan, para petugas disiagakan dalam dua sistem shift setiap harinya. Di Rest Area UPT PKB, pengawasan dilakukan secara penuh, begitu pula di Pos Pantau Jalan Ahmad Yani yang mencakup pemantauan siang hingga malam hari.
Selain pos mandiri, Dishub Bojonegoro juga bersinergi dalam pos pengamanan dan pelayanan terpadu bersama instansi lintas sektoral lainnya. Pos-pos gabungan ini tersebar di titik-titik krusial pintu masuk dan keluar daerah, meliputi Pos Pam Baureno, Pos Pam Padangan, serta Pos Yan UPT PKB Bojonegoro yang dijaga secara ketat selama 24 jam penuh oleh petugas yang berjaga bergantian.
Kehadiran posko-posko ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam memantau dinamika lalu lintas sekaligus menjadi tempat perlindungan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan atau sekadar beristirahat.
Baca juga: Mobil Avanza Tabrak Siswa Saat Apel Pramuka di MTsN 1 Bojonegoro, 5 Korban Dirawat
Welly menegaskan bahwa fokus utama pemerintah adalah menekan angka kecelakaan dan memberikan jaminan keamanan bagi setiap warga yang melintas di wilayah Bojonegoro.
“Harapannya, arus lalu lintas selama angkutan Lebaran di Bojonegoro dapat terpantau dengan baik sehingga masyarakat yang mudik maupun yang melintas bisa merasa lebih aman dan nyaman,” pungkas Welly dalam pernyataannya.
Editor : Fatih