Pamit Mancing Tak Pulang, Warga Trenggalek Dicari Tim SAR

Reporter : Iman
Tim SAR gabungan mencari seorang pemancing di kawasan Bendungan Tugu, Kabupaten Trenggalek

KLIKJATIM.Com | Trenggalek - Tim SAR gabungan mencari seorang pemancing yang dilaporkan hilang di kawasan Bendungan Tugu, Kabupaten Trenggalek, setelah diduga terseret arus sungai saat memancing.

Koordinator Pos SAR Trenggalek, Bayu Prasetyo, Minggu, mengatakan korban bernama Katno, warga Dusun Ngremah RT 28 RW 03, Desa Tanggaran, Kecamatan Pule.

Baca juga: Basarnas Trenggalek Kerahkan Personel Cari Warga Ngantru Yang Hilang di Kali Brantas

Menurut Bayu, korban berangkat memancing ke kawasan Bendungan Tugu sejak Sabtu (14/3) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, namun hingga pukul 18.00 WIB tidak kunjung pulang ke rumah.

“Keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian awal setelah korban tidak kembali hingga malam hari,” kata Bayu di Trenggalek.

Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir terlihat memancing di tengah aliran sungai yang mengarah ke bendungan.

Saat itu kondisi debit air dilaporkan meningkat setelah wilayah Kecamatan Tugu dan sekitarnya diguyur hujan.

Baca juga: Kejutan Awal Tahun: Konsumen Trenggalek Raih Honda PCX160 dalam Pengundian Program UKH

Tim pencari selanjutnya menemukan sepeda motor milik korban di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik awal lokasi kejadian kecelakaan.

“Dari keterangan saksi dan temuan di lapangan, korban diduga terseret arus sungai,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos SAR Trenggalek mengerahkan satu tim rescue ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan operasi pencarian.

Baca juga: Nelayan Kangean Hilang Saat Memancing, Perahu Ditemukan Tanpa Pemilik

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, antara lain enam personel Pos SAR Trenggalek, tiga personel BPBD Kabupaten Trenggalek, unsur TNI-Polri, serta warga setempat.

Tim melakukan penyisiran di sekitar bendungan dan aliran sungai menggunakan metode pencarian darat dan air.

Bayu menambahkan, operasi pencarian dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi arus air yang cukup kuat pascahujan.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru