Tren Positif Berlanjut, Indeks Daya Saing Kabupaten Lamongan 2025 Lampaui Rata-Rata Nasional

Reporter : Rozy
Penyerahan sertifikat skor IDSD yang diterima langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) .

KLIKJATIM.Com | Jakarta – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali membuktikan konsistensinya dalam memperkuat pembangunan daerah. Berdasarkan data terbaru, Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kabupaten Lamongan tahun 2025 berhasil menembus angka 3,81 dengan kategori Tinggi. Capaian ini tercatat melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 3,50.

Prestasi tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat skor IDSD yang diterima langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dari Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Selasa (24/2/2026) di Jakarta.

Baca juga: Lawan Ancaman El Nino, Kementan dan Pemkab Lamongan Masifkan Pompanisasi di Lahan Tadah Hujan

Skor IDSD Kabupaten Lamongan menunjukkan grafik pertumbuhan yang impresif dan stabil dalam empat tahun terakhir. Dimulai dari angka 3,14 pada tahun 2022, skor tersebut terus merangkak naik menjadi 3,48 (2023), kemudian 3,64 (2024), hingga mencapai puncaknya di angka 3,81 pada tahun 2025.

Bupati Lamongan menyampaikan bahwa capaian ini merupakan refleksi dari kerja keras seluruh elemen dalam menjalankan lima belas program prioritas daerah.

Baca juga: Lepas Kloter Awal Jamaah Haji Lamongan, Bupati Yes: Jumlah Jamaah Meningkat, Simbol Kesejahteraan Masyarakat

"Capaian IDSD 2025 ini merupakan cerminan dari konsistensi pelaksanaan program prioritas yang diarahkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, memastikan pemerataan pembangunan, serta memperkuat harmoni sosial di Kabupaten Lamongan," tegas Bupati Yuhronur Efendi.

Keberhasilan Lamongan menduduki kategori tinggi ini ditopang oleh penguatan pada empat komponen utama:

Baca juga: Dekopinda Lamongan 2025-2030 Resmi Dikukuhkan, Pak Yes Optimis Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Daerah

  • Lingkungan Pendukung: Penguatan infrastruktur dan stabilitas ekonomi makro. Kemudahan perizinan serta kepastian regulasi menjadikan Lamongan sebagai daerah yang sangat ramah terhadap investasi.
  • Sumber Daya Manusia (SDM): Komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan secara inklusif untuk mendorong kualitas hidup masyarakat.
  • Penguatan Pasar: Digitalisasi dan penguatan UMKM melalui branding hingga perluasan akses pasar ekspor, serta perluasan lapangan kerja melalui pelatihan vokasi dan inkubasi bisnis.
  • Ekosistem Inovasi: Budaya inovasi dalam pelayanan publik yang dimotori oleh Bapperida. Salah satu tonggaknya adalah agenda Megnotek yang mempertemukan inovator dengan kebutuhan nyata daerah.

Melalui kepemimpinan Bupati Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis tren positif ini akan terus terjaga.

Dengan IDSD yang tinggi, Lamongan memposisikan diri sebagai daerah yang kompetitif, adaptif, dan berkelanjutan, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi penguatan daya saing nasional di masa depan.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru