Jatim Jadi Tujuan Mudik Terbesar Kedua Nasional, Gubernur Khofifah dan Menhub Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menggelar rapat koordinasi.

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menggelar rapat koordinasi teknis terkait kesiapan angkutan Lebaran Idul Fitri Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (20/2).

Pertemuan strategis ini bertujuan untuk memastikan seluruh moda transportasi dan infrastruktur pendukung di Jawa Timur siap mewujudkan arus mudik dan balik yang aman, lancar, serta selamat.

Baca juga: Inflasi Mei Lebih Tinggi dari April, BPS Ungkap Penyumbang Terbesarnya

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, Jawa Timur diprediksi menjadi provinsi tujuan mudik tertinggi kedua secara nasional dengan perkiraan pergerakan mencapai 27,29 juta orang atau sekitar 17,3 persen dari total pemudik di seluruh Indonesia.

Selain itu, jumlah penumpang angkutan umum di Jawa Timur diproyeksikan naik sebesar 5,19 persen menjadi 7,7 juta penumpang dibandingkan tahun sebelumnya.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama seluruh pemangku kepentingan telah menyiapkan tim lengkap untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.

"Kami melakukan koordinasi teknis dengan berbagai pihak, Insya Allah full team. Tentu kita ingin membangun sinergi semaksimal dan sedetail mungkin untuk penyelenggaraan angkutan lebaran baik darat, laut, udara, kereta api hingga tol semuanya bisa berjalan lancar, aman dan selamat sehingga membahagiakan semuanya," tegas Khofifah.

Dalam penjelasannya, Khofifah menekankan pentingnya langkah mitigasi pada titik-titik rawan, termasuk kesiapan fasilitas kesehatan yang bersiaga penuh selama masa angkutan Lebaran.

"Seperti saat Laka Lantas, jangan sampai kondisinya memburuk karena keterlambatan evakuasi. Sehingga kehadiran Puskesmas 24 jam yang terkoneksi dengan Rumah Sakit terdekat akan sangat menentukan guna antisipasi," tuturnya.

Khofifah juga menyoroti kolaborasi antara BPBD dan BMKG untuk mengantisipasi cuaca ekstrem di jalur mudik dan lokasi wisata. Sebagai dukungan infrastruktur, ia mengumumkan pembukaan fungsional jalur tol Kraksaan - Gending di Situbondo. Secara khusus, Gubernur meminta Pertamina menyediakan SPBU Portable di rute tersebut demi kenyamanan pengguna jalan.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter I di Asrama Haji Surabaya

Terkait transportasi laut, perhatian khusus diberikan pada Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Jangkar, terutama karena momen Lebaran kali ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi yang akan berdampak pada penutupan sementara penyeberangan ke Bali.

"Tiap tahunnya kami sesungguhnya kekurangan armada laut utamanya dari Rute Jangkar ke kepulauan Sumenep. Khusus di momen Nyepi besok yang akan dilakukan penutupan maka dibutuhkan tambahan kurang lebih tiga armada. Setiap tahun kami selalu menyediakan mudik gratis, khususnya mudik gratis untuk wilayah kepulauan. Biasanya kami sediakan tidak hanya keberangkatan tetapi juga baliknya," ujar Khofifah.

Gubernur juga memberikan apresiasi terhadap operasional Bandara Dhoho Kediri yang kini semakin optimal dengan jadwal penerbangan rutin, yang dinilai efektif mengurai kepadatan di wilayah Mataraman.

"Beroperasinya Bandara Dhoho menjadi solusi untuk mengurai kepadatan di kawasan Mataraman. Kami siap membangun sinergi semaksimal mungkin agar kemudahan, kelancaran, keamanan, kenyamanan dan keselamatan masyarakat bisa kita laksanakan sebaik-baiknya," pungkas Gubernur Jatim.

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kodim 0813 Bojonegoro Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

Sementara itu, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan matang yang telah disusun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menhub menyatakan bahwa Posko Lebaran 2026 akan beroperasi pada 13 hingga 29 Maret 2026 dan berkomitmen menindaklanjuti permintaan tambahan armada kapal di Situbondo.

"Persiapan yang sudah dilakukan oleh Jawa Timur di bawah kepemimpinan Ibu Gubernur sudah sangat baik tinggal nanti pelaksanaannya di hari operasional. Harapan kita semua, saudara-saudara kita yang akan berlebaran dan merayakan Nyepi dapat dilaksanakan dengan baik," pungkas Menhub Dudy.

Untuk mendukung kelancaran momen ini, Pemprov Jatim telah menyiagakan ribuan armada yang terdiri dari 6.637 bus, 148 trainset kereta api, 302 pesawat, serta total 126 kapal laut dan penyeberangan. Seluruh operasional ini didukung oleh 8.991 personel gabungan yang akan bersiaga di berbagai titik simpul transportasi di Jawa Timur.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru