Niat Pasang Kipas Angin, Tukang Bangunan di Sampang Meninggal Tersengat Listrik saat Bekerja

Reporter : fadil
NAHAS: Tukang bangunan di Sampang meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Sampang – Kecelakaan kerja yang berujung maut menimpa seorang tukang bangunan bernama Mohammad Cholil (32) di Dusun Dualas, Desa Pangongseyan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Korban menghembuskan napas terakhirnya setelah tersengat aliran listrik saat tengah bekerja memasang keramik di salah satu rumah warga, Selasa (17/2/2026).

Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban yang saat itu sedang mengerjakan pemasangan keramik diduga merasa kegerahan dan berniat memasang alat pendingin ruangan.

"Kejadian tersebut bermula ketika korban sedang memasang kramik di rumah warga setempat," jelas AKP Eko Puji Waluyo dalam keterangan resminya, Rabu (18/2/2026).

Kronologi bermula saat korban merasa kepanasan dan ingin menggantung kipas angin di tembok. Untuk memasang alat tersebut, korban mencoba memasang paku pada dinding.

Namun nahas, paku yang dipukul tersebut justru mengenai kabel listrik yang tertanam atau menempel di tembok, sehingga aliran listrik langsung menyambar tubuh korban.

Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025

Warga yang menyadari kejadian tersebut segera bertindak cepat dengan mematikan meteran listrik di rumah tersebut. Korban kemudian dievakuasi dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

"Tapi setelah tiba di rumah sakit korban tidak tertolong dan meninggal dunia," ungkap AKP Eko.

Pihak Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Berdasarkan hasil koordinasi, pihak keluarga korban telah menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah murni.

Baca juga: Dukung Ekonomi Digital, PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft di Karawang dan Cikarang

"Atas kejadian itu, keluarga korban menerima sebagai musibah dan telah menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan autopsi," pungkasnya.

Jenazah kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik tersembunyi saat melakukan pekerjaan renovasi bangunan.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru