KLIKJATIM.Com | Sampang – Kabar duka menyelimuti Dusun Angsana Barat, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang. Sarima (70), seorang lansia yang dilaporkan hilang selama tiga hari, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di waduk setempat, Rabu (28/1).
Peristiwa memilukan ini bermula pada Senin (26/1) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban berpamitan kepada anaknya untuk mencari rumput pakan ternak. Namun, hingga larut malam, Sarima tak kunjung kembali ke rumah, yang memicu kekhawatiran pihak keluarga.
Baca juga: Innalillahi, Jemaah Haji Asal Kedungdowo Bojonegoro Wafat di Tanah Suci
Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi sebelum akhirnya melapor ke Polsek Karang Penang pada Selasa (27/1).
"Setelah tiga hari pencarian, tepatnya pada Rabu (28/1) pukul 14.20 WIB, korban ditemukan di waduk Desa Tlambah yang berjarak sekitar dua kilometer dari rumahnya," ungkap AKP Eko, Kamis (29/1).
Baca juga: Aksi Dramatis Polres Jember Ringkus Residivis Curanmor: Kejar-kejaran 25 Km hingga Duel Celurit
Mendapat laporan penemuan tersebut, petugas kepolisian bersama warga segera mengevakuasi jasad korban dari air. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga kuat meninggal dunia akibat tenggelam saat beraktivitas di sekitar waduk.
Pihak keluarga, yang diwakili oleh ketiga anak korban, menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni. Mereka menolak untuk dilakukan autopsi lebih lanjut dan telah menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut pihak manapun.
Baca juga: Topang Stabilitas Ekonomi Nasional, Pendapatan PLN Tembus Rp582,68 Triliun di Tahun 2025
"Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam di waduk. Jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan di rumah duka," pungkas AKP Eko.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga, terutama pihak keluarga yang memiliki anggota keluarga berusia lanjut, untuk lebih meningkatkan pengawasan saat mereka beraktivitas di area yang berisiko seperti perairan atau hutan.
Editor : Fatih