KLIKJATIM.Com | Sampang – Aset kelistrikan milik PLN Rayon Sampang di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) menjadi sasaran aksi pencurian. Sekitar 10 meter kabel trafo dilaporkan hilang setelah diduga dijarah oleh pihak tak bertanggung jawab.
Peristiwa tersebut terungkap usai PLN menerima laporan dari warga. Saat petugas turun ke lokasi, kondisi kabel sudah terputus dengan lapisan kulit yang dikupas, menandakan adanya upaya pencurian secara sengaja.
Baca juga: Warga Mulai Tempati Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang
Manajer PLN Rayon Sampang, Redi Ramadhan, menegaskan bahwa kejadian ini merupakan tindak kriminal serius yang merugikan negara dan tidak bisa ditoleransi.
“Lokasinya memang relatif sepi, sehingga dimanfaatkan oleh pelaku,” ujar Redi, Kamis (15/1/2026).
Baca juga: Sambut 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen Melalui Aplikasi PLN Mobile
Ia menjelaskan, pencurian tersebut bukan sekadar tindakan spontan, melainkan diduga dilakukan secara terencana karena menyasar komponen vital kelistrikan.
“Kabel yang diambil sepanjang kurang lebih 10 meter dan berbahan tembaga. Ini aset strategis. Dampaknya tidak hanya kerugian material, tetapi juga berpotensi mengganggu keandalan pasokan listrik serta membahayakan keselamatan masyarakat,” jelasnya.
Baca juga: PLN Hadirkan AntreEV di PLN Mobile, Mudahkan Pengisian Daya Mobil Listrik Saat Arus Balik Nataru
PLN, lanjut Redi, telah menyiapkan langkah hukum tegas dengan membawa kasus ini ke ranah pidana. Seluruh berkas telah disiapkan dan akan segera dilimpahkan ke Polres Sampang.
“Kami berharap kasus ini diusut tuntas agar memberi efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang,” pungkasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar