Pemkab Bojonegoro Mulai Pasang Stiker “Rumah Keluarga Miskin” Penerima Bansos

Reporter : M Nur Afifullah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mulai melakukan pemasangan stiker di rumah warga penerima bantuan sosial (bansos).

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mulai melakukan pemasangan stiker di rumah warga penerima bantuan sosial (bansos). Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan transparansi, akurasi data, sekaligus memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.

Stiker yang dipasang terdiri dari dua jenis. Stiker pertama bertuliskan “Rumah Ini Kategori Keluarga Miskin”, sementara stiker kedua memuat informasi jenis bantuan yang diterima keluarga penerima manfaat (KPM), baik bantuan dari program daerah maupun nasional.

Baca juga: Tudingan Pencemaran Nama Baik Berujung Laporan Polisi, Kades Sumberagung dan Warga Akhirnya Damai

Langkah ini diharapkan dapat melibatkan masyarakat dalam pengawasan dan validasi data penerima bansos, sekaligus menyaring KPM yang dinilai sudah berdaya agar dapat keluar dari kategori kemiskinan.

“Berdasarkan Data Kemiskinan Daerah (Damisda) Kabupaten Bojonegoro, jumlah KPM yang dipasang stiker sebanyak 50.987 kepala keluarga. Saat ini prosesnya masih berjalan,” jelas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo, Jumat (2/1/2026) kemarin.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Super Flu, Dinkes Bojonegoro Anjurkan Warga Lakukan Vaksinasi Influenza

Agus menjelaskan, proses pemasangan dimulai dari pendistribusian stiker ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Selanjutnya, penempelan dilakukan oleh pendamping sosial sesuai daftar penerima bansos yang tercatat dalam Damisda.

“Kebijakan ini juga mendukung proses monitoring, evaluasi, serta pemutakhiran data kemiskinan di Bojonegoro. Pasalnya, pada 2026 data Damisda akan bertransformasi menjadi DTSEN,” imbuhnya.

Baca juga: Gudang Solar Terbakar, Suplai BBM Proyek Irigasi Kali Pacal Jadi Sorotan

Perlu diketahui, DTSEN atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional merupakan sistem basis data terintegrasi yang memuat informasi sosial dan ekonomi seluruh penduduk Indonesia. Data ini menggabungkan berbagai sumber, seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), serta data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru