KLIKJATIM.Com | Sampang – Kepolisian Resor (Polres) Sampang menyoroti tren peningkatan pengungkapan kasus tindak pidana narkoba yang cukup signifikan. Sepanjang Januari hingga Desember 2025 sebanyak 147 kasus, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 124 kasus.
AKBP Hartono menjelaskan, Dari ratusan pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sedikitnya 174 tersangka yang didominasi oleh laki-laki, di mana 18 orang diantaranya merupakan residivis.
Baca juga: Waspada Macet Malam Tahun Baru, Dishub Sampang Siapkan Skenario Pengalihan Arus Kondisional
Mirisnya, mayoritas pelaku berada pada kelompok usia produktif (17-35 tahun) dengan latar belakang pekerjaan sebagai wiraswasta dan swasta. Dari total tersangka tersebut, 144 orang teridentifikasi sebagai pengedar, sementara 30 lainnya merupakan pemakai yang kini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Keberhasilan ini juga dibarengi dengan penyitaan barang bukti yang melonjak tajam, yakni sabu seberat 2.017,29 gram serta ribuan butir obat keras berbahaya (Okerbaya)," terangnya dalam Konferensi Pers, Senin (29/12/2025).
Baca juga: Berangkat Melaut, Nelayan Camplong Sampang Meninggal di Perahu
Hingga penghujung tahun, Polres Sampang mencatat bahwa mayoritas perkara, yakni sebanyak 128 kasus, telah dinyatakan lengkap atau P21. Para tersangka dijerat dengan UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup atau denda mencapai Rp10 miliar.
Dari sektor lalu lintas, Satlantas Polres Sampang mencatat dinamika yang kontradiktif antara jumlah kejadian dan tingkat fatalitas. Meskipun secara kuantitas angka kecelakaan lalu lintas menurun 14 persen menjadi 223 kejadian. namun jumlah korban meninggal dunia justru naik sebesar 21 persen atau sebanyak 92 jiwa.
Baca juga: Polres Sampang Ungkap 304 Kasus Kriminal, Belasan Tersangka Masih Usia Anak
"Selain angka kematian, pelanggaran lalu lintas pun mengalami lonjakan yang drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat jumlah tilang naik 36 persen menjadi 6.817 kasus, sementara tindakan teguran meningkat tajam hingga 75 persen," ungkap AKBP Hartono.
AKBP Hartono berharap sinergitas antara kepolisian, awak media, dan seluruh lapisan masyarakat semakin kuat untuk mewujudkan wilayah yang aman dan tertib. Melalui keterbukaan informasi ini, Polres Sampang mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba dan ketidakpatuhan hukum.
Editor : Wahyudi