KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Dua rumah warga Desa Sroyo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro ludes terbakar, Selasa (5/5/2020) siang. Beruntung padi 13 karung atau sak milik korban tidak ikut terbakar.
Dua rumah tersebut milik Sabar (54) dan Yunita (35). Kedua korban merupakan bapak dan anak. Kebakaran tersebut pertama kali diketahui sabar. Saat itusekitar pukul 13.00 dia mengambil air wudlu di depan rumah dan melihat percikan api dari rumah korban Yunita.
Baca juga: Kepercayaan Jadi Fondasi Distribusi Energi, PT Patra Logistik Tunjukkan Perannya di ELSF 2026
[irp]
Sabar kemudian berteriak minta tolong ke warga lain. Sebagian warga lain melaporkan kepada perangkat desa agar diteruskan kepada Pemadam Kebakaran (PMK). Tak lama kemudian mobil PMK dari Pos Baureno tiba di lokasi.
Kabid Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Sukirno mengatakan, dua unit mobil PMK dan 10 personel petugas pemadam diturunkan untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 14.30.
Baca juga: Laka Maut di Tikungan Gumitir: Nekat Mendahului, Truk Hantam Pengendara Motor Hingga Tewas
“Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik,” katanya, di Bojonegoro, Selasa (5/5/2020).
[irp]
Baca juga: Sakit Hati Berujung Pidana, Pemuda di Sampang Nekat Sebar Video Pornografi Hasil Rekam Layar
Ditambahkan Sukirno, akibat kebakaran ini kerugian diperkirakan mencapai Rp 170 juta. Rumah milik Sabar dengan bangunan semi permanen ukuran 10 x 12 meter ditaksir kerugiannya Rp 100 juta. Sementara rumah Yunita yang juga bangunan semi permanen ukuran 6 x 12 meter ditaksir kerugiannya Rp 70 juta.
"Matrial yang dapat diselamatkan gabah (padi) 13 karung, beserta surat penting, kursi dan meja. Serta tidak ada korban jiwa dalam kebakaran," tambah Sukirno. (mkr)
Editor : Redaksi