GRESIK – Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik, Jawa Timur, terpaksa mengeluarkan kebijakan penghentian kapal penumpang jurusan Gresik-Bawean (pulang pergi) untuk berlayar mulai Selasa (28/05/2019) besok. Hal ini dilakukan karena gelombang tinggi.
Dari hasil pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terhadap prakiraan cuaca di laut area setempat kurang bersahabat. Ombak di luat diperkirakan setinggi mencapai rata-rata 2,5 meter.
“Sehingga demi keselamatan para penumpang mulai besok, kami terpaksa melarang kapal untuk berlayar,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Gresik, Senin (27/05/2019).
[irp]
Baca juga: Gempa Jatim Selatan Dipicu Subduksi Lempeng Indo-Australia Terhadap Lempeng Euroasi
[irp]
Peringatan ini berlaku sampai batas waktu yang tak ditentukan. Berdasarkan perkembangan kondisi cuaca di laut. “Kalau cuaca sudah kembali normal baru kapal diperbolehkan berlayar lagi,” lanjutnya.
Baca juga: Jatim Selatan Digoyang Gempa Magnitudo 5,5 SR Pagi Ini
Sesuai data yang diterima, prakiraan cuaca di laut dalam hari-hari ini cenderung tidak baik. Rata-rata terjadi ombak hingga 2,4 meter.
“Tapi besok akan kami cek lagi perkembangan prakiraan cuacanya. Mudah-mudahan sudah normal, sehingga tidak sampai terjadi penumpukan penumpang. Apalagi sekarang waktunya mudik hari raya,” jelasnya. (nul/*)
Editor : Redaksi