Dukung UMKM dan Lestarikan Resep Lokal, Lamongan Gelar Festival Gunungan Wingko

Reporter : Rozy
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat menghadiri Festival Gunungan Wingko di Lapangan Sawonggaling Babat, Minggu (30/11).

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan mempertegas komitmennya dalam melestarikan pangan lokal dan makanan khas daerah melalui penyelenggaraan festival kuliner.

Festival ini dianggap sebagai wadah efektif untuk menjaga resep-resep tradisional agar tidak punah, menarik minat generasi muda, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah.

Baca juga: Sajikan 94 Agenda Ikonik, Lamongan Luncurkan Kalender Event 2026 untuk Dongkrak Wisata dan Ekonomi

Hal ini disampaikan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat menghadiri Festival Gunungan Wingko di Lapangan Sawonggaling Babat, Minggu (30/11).

"Sangat menarik sekali, festival gunungan wingko merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk melestarikan dan memperkenalkan wingko Babat sebagai salah satu makanan khas Lamongan. Juga tentunya untuk meningkatkan pertumbuhan pelaku UMKM," tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu.

Festival Gunungan Wingko kali ini menyajikan atraksi unik berupa tugu setinggi 5 meter yang terbuat dari susunan 5.850 buah wingko. Seluruh wingko yang dipamerkan merupakan produk dari 13 produsen Wingko Babat setempat.

Baca juga: Bursa Transfer Panas! Persela Tambah 6 Pemain, Kiper Jadi Target Berikutnya

Bupati Yuhronur Efendi menambahkan bahwa Pemkab Lamongan terus melaksanakan pembinaan intensif untuk memajukan UMKM. Data terbaru menunjukkan jumlah UMKM di Lamongan mencapai 111.310 UMKM.

Pembinaan telah diberikan pada tahun 2024 dimana sebanyak 24.820 UMKM telah mendapatkan pembinaan, sementara tahun 2025 sebanyak 835 UMKM telah diberikan pembinaan.

Baca juga: Ubah Pola Bansos ke Pemberdayaan, Pemkab Lamongan Berhasil Entas 294 Kepala Rumah Tangga Perempuan dari Kemiskinan

Tak hanya pembinaan, Pemkab Lamongan juga aktif memberikan fasilitas legalitas guna menjamin kepastian usaha, yang ditandai dengan disalurkannya 21.883 Nomor Induk Berusaha (NIB), 14.523 sertifikasi halal, 30 BPOM, 40 Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan 154 PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga).

Sebagai penutup, Pak Yes berpesan agar pelaku UMKM di Lamongan terus meningkatkan kualitas produk, beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui inovasi, agar produk lokal tetap eksis dan kompetitif di kalangan masyarakat.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru