KLIKJATIM.Com | Surabaya--Gedung Puslitbang Humaniora di Jalan Indrapura, Surabaya akan dijadikan rumah sakit darurat penderita virus corona atau covid-19. Di gedung tersebut memiliki daya tampung 100-200 tempat tidur.
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak mengatakan, rumah sakit darurat itu akan digunakan menampung pasien baru juga sebagai ruang isolasi. Sebab, rumah sakit yang disediakan Pemprov Jatim saat ini sudah melebihi kapasitas.
Baca juga: Peluang Besar untuk Sampang: Pengembangan Lapangan Hidayah Buka Potensi Jadi Daerah Penghasil Migas
[irp]
"Dengan adanya tambahan rumah sakit darurat ini, semoga bisa menambah signifikansi kapasitas untuk merawat pasien covid-19 di Jatim," kata mantan Bupati Trenggalek itu saat jumpa pers di Gedung Grahadi Surabaya, Minggu (3/5/20) malam.
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim, dr.Jhoni Wahyudi menambahkan, penggunaan Gedung Puslitbang Humaniora sebagai rumah sakit darurat itu telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Hari ini Menkes sudah mengizinkan pemakaian Gedung Puslitbang sebagai rumah sakit darurat," terangnya.
[irp]
Joni juga mengatakan, pihaknya telah mengecek kondisi dan lokasi Gedung Puslitbang tersebut, termasuk pemasangan AC dan pembenahan sistem drainase.
Baca juga: Nahas, Balita Empat Tahun di Karang Penang Sampang Meninggal di Kubangan Air Waduk Tembakau
"Tadi bersama Pak Sekdaprov Jatim (Heri Tjahjono) dan PU Cipta Karya sudah mapping dan identifikasi serta pembenahan yang telah kita lakukan," tambahnya. (mkr)
Editor : Redaksi