KLIKJATIM.Com | Situbondo - Polres Situbondo saat ini sedang menyelidiki kematian Sutini (40) warga Desa Demung Kecamatan Besuki. Mantan TKW dari Malaysia ini ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Sabtu (2/5/2020) malam. Korban diduga menjadi menjadi korban pembunuhan.
[irp]
Baca juga: Kepercayaan Jadi Fondasi Distribusi Energi, PT Patra Logistik Tunjukkan Perannya di ELSF 2026
Kapolres Situbondo AKBP Sugandi kepada wartawan menjelaskan, korban ditemukan tak bernyawa di dalam kamar rumahnya sekitar pukul 19.00. Korban ditemukan pertama kali oleh putrinya yang melihat ibunya tewas dengan posisi terlentang di atas tempat tidur dalam kamarnya. Banyak bercak darah di kain sprei di sekitar bagian kepala korban.
Putri korban kemudian meminta bantuan warga sekitar dan melaporkannya ke polisi. "Kami datang ke lokasi segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Situbondo," kata AKBP Sugandi.
Menurut saksi mata sebelum meninggal, anak laki-laki korban pergi ke rumah tunangannya di Kecamatan Arjasa. Sementara anak perempuannya pergi ke dusun tetangga bersama kerabatnya. Namun selang sekitar satu jam, anak perempuan korban ini pulang dan tiba kembali di rumahnya.
Baca juga: Laka Maut di Tikungan Gumitir: Nekat Mendahului, Truk Hantam Pengendara Motor Hingga Tewas
[irp]
Tapi saat itu dia mendapati pintu bagian depan rumahnya dalam kondisi terkunci. Karenanya, putri korban ini bergegas menuju pintu belakang rumah, yang ternyata tidak dikunci. Begitu melihat kamar ibunya, ternyata korban sudah meninggal dunia bersimbah darah.
Baca juga: Sakit Hati Berujung Pidana, Pemuda di Sampang Nekat Sebar Video Pornografi Hasil Rekam Layar
Dikatakan, tengara korban jadi korban pembunuhan didasarkan fakta terdapat luka parah di kepala bagian belakang ibu dua anak ini "Dari hasil olah TKP, dugaan kematian korban akibat benda tajam. Kami sudah menyita sejumlah barang bukti dari TKP, di antaranya baju korban dan kain sprei tempat tidur korban," tandas Kapolres Situbondo.
"Saat ini kami masih terus menyelidiki kasus dugaan pembunuhan tersebut. Di antaranya dengan memintai keterangan saksi-saksi. Termasuk dua anak korban dan adik ipar korban," pungkas kapolres. (hen)
Editor : Redaksi