Dampak KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, KA Pandalungan Alami Terlambat Berangkat Lima Jam Lebih

klikjatim.com
KA Pandalungan saat berangkat dari Stasiun Jember. (istimewa)

KLIKJATIM.Com | Jember – Perjalanan Kereta Api (KA) Pandalungan rute Gambir–Jember mengalami keterlambatan yang signifikan, mencapai sekitar lima jam lebih, imbas dari anjloknya KA Purwojaya di wilayah Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (25/10/2025) kemarin.

Peristiwa anjloknya KA Purwojaya terjadi sekitar pukul 14.14 WIB di kilometer 56+1/2 lintas Kedunggedeh. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun jalur hulu tidak dapat dilalui. Akibatnya, seluruh perjalanan kereta dialihkan ke jalur hilir, menimbulkan antrean panjang dan penundaan jadwal.

Baca juga: Mulai 1 Juni 2026, TPA Pakusari Jember Tutup untuk Sampah Organik, Warga Diminta Kelola Mandiri

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, membenarkan bahwa gangguan tersebut berdampak langsung pada keterlambatan keberangkatan KA Pandalungan, yang menghubungkan Jember dengan Jakarta.

Baca Juga : Viral Perempuan Muda Korban Pelecehan Seksual dan Penganiayaan di Jember, Polisi Buru Pelaku
“KA Pandalungan relasi Gambir–Surabaya–Jember mengalami kelambatan hingga sekitar 630 menit karena antrean perjalanan akibat gangguan di wilayah Daop 1 Jakarta,” ujar Cahyo melalui rilis tertulisnya, Minggu (26/10/2025).

Baca juga: TPA Pakusari Penuh, Pemkab Jember Larang Sampah Organik Masuk Mulai 1 Juni 2026

Setelah proses evakuasi rangkaian KA Purwojaya selesai pada pukul 04.26 WIB, jalur hulu kembali dibuka dengan kecepatan terbatas 10 km/jam. KA pertama yang melintas setelah perbaikan adalah Argo Parahyangan relasi Gambir–Bandung sekitar pukul 04.47 WIB.

Dampak kelambatan keberangkatan tersebut membuat KA Pandalungan yang seharusnya tiba lebih awal di Jember baru diperkirakan datang sekitar pukul 19.30 WIB. Akibatnya, keberangkatan KA Pandalungan relasi sebaliknya, Jember–Gambir, juga tertunda dan dijadwalkan berangkat sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca Juga : Anggota DPRD Jember Bersama Empat Orang Lainnya Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Sosperda
Cahyo menambahkan, seluruh penumpang yang terdampak telah diberikan layanan kompensasi sesuai aturan yang berlaku. Ia juga meminta masyarakat memantau perkembangan perjalanan melalui aplikasi Access by KAI atau situs resmi kai.id.

Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg Langka di Jember: Pemkab Gelar Pasar Murah dan Ancam Cabut Izin Usaha Nakal

"Kami memahami situasi ini tentu menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan yang telah merencanakan perjalanan mereka. Namun, keselamatan merupakan prioritas utama kami. Kami berterima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan, serta memastikan seluruh petugas kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik hingga penumpang tiba di tujuan dengan selamat," tandasnya. (yud) 

Editor : Muhammad Hatta

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru