KLIKJATIM.Com | Gresik - Salahsatu karyawan pabrik rokok PPT HM Sampoerna yang terkonfirmasi Covid-19 berasal dari Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Pasien laki-laki tersebut saat ini masih menjalani perawatan di salahsatu rumah sakit di Surabaya.
[irp]
Baca juga: Wabup Alif Lantik Pengurus DKG Gresik Periode 2026-2029
Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, drg Syaifuddin Ghozali saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya tambahan pasien Covid-19 dari klaster Sampoerna Surabaya. Pasien tersebut awalnya tidak masukd alam database di Kabupaten Gresik, dan dirawat di Surabaya.
“Awalnya kasus Menganti tidak masuk ke Gresik melainkan Surabaya. Namun karena alamatnya berasal dari Gresik sehingga dimasukkan kedalam data. Saat ini yang bersangkutan sedang dirawat intensif di salah satu RS di Surabaya,” kata drg Saifudin Gozali.
Baca juga: Terseret Pancing ke Tengah Tambak, Pria di Menganti Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 5 Jam Dicari
Dikatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya untuk memantau warga Gresik yang positif covid namun menjalani perawatan di Surabaya. Hingga Jumat (1/5/2020), jumlah pasien di Kabupaten Gresik bertambah 3 hingga menjadi 30 orang.
[irp]
Baca juga: Semen Gresik Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Kuat
Ada tambahan dua kasus positif lain berasal dari Desa Tambakrejo Duduksampeyan dan Desa Menganti. Kemudian yang positif lainnya meninggal dunia asal Desa Kebomas, Kecamatan Kebomas.
Kemudian jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Gresik mencapai 1.112 orang. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) mencapai 180 orang dan jumlah Orang dalam Resiko (ODR) sebanyak 1.013 orang. Adapun jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) 139 orang dengan jumlah meninggal 5 orang dan kasus positif Covid 19 sebanyak 30 orang dan lima diantaranya meninggal dunia. (hen)
Editor : Abdul Aziz Qomar