PSBB Surabaya Raya, Pemprov Jatim Tambah Ruang Pasien dan Dokter

Reporter : Wahyudi
dr Joni Wahyuhadi, Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Provinsi

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Seiring dengan sudah diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya, Pemperintah Provinsi akan menambah ruang perawatan pasien dan tenaga kesehatan. Upaya ini untuk menurunkan angka positif, PDP, ODP, OTG dan mortalitas covid-19.

[irp]

Rumpun Rumpun Kuratif Gugus Tugas Provinsi Jatim menyebut, hingga Selasa lalu, jumlah bed isolasi di Surabaya Raya mencapai 3.044 unit. Rinciannya ruang obervasi 950 unit, pengembangan ruang isolasi tekanan negatif 551 unit. Ruang isolasi tanpa tekanan negatif 829 unit, uang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator 597 unit, ruang isolasi tekanan negatif dengan ventilator 117 unit dan tambahan bed 507 unit baru.

Menurut dr Joni Wahyuhadi, Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Provinsi, dari seluruh persiapan PSBB itu juga seiring penambahan dokter spesialis paru yang khusus menangani pasien positif, total di Jatim ada 192 orang. “Jika terjadi lonjakan pasien banyak maka total jumlah dokter umum 1.396 akan diperbantukan untuk membantu dokter paru menangani pasien Covid,” ujarnya.

[irp]

Dengan jumlah pasien positif 796 total di Jawa Timur, sekitar 500 yang dirawat dan total PDP 2.700 an ketika dirawat sepertiganya dengan jumlah tenaga yang ada saat ini tidak berlebihan cukup. Pihaknya yakin mampu dengan diatur sedemikian rupa. Agar dokter paru 192 bisa mencukupi, yakni memakai dokter penyakit dalam jumlahnya 382 orang.

"Dokter spesialis penyakit dalam ini juga ada mata kuliah tentang penyakit paru-paru. Kemudian dokter mikrobiologi ada 15 orang, bertugas melakukan sampling tetapi kalau kurang akan dibantu dokter spesialis patologi klinik yang jumlahnya 142 orang,” ujar dr Joni Wahyuhadi yang juga Direktur RSUD Dr Soetomo Surabaya ini. (hen)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru