Sekda Jatim Dampingi Menko Pangan Tinjau SPPG Wonocolo, Pastikan Kualitas Makanan Terjamin dan Layak Konsumsi

Reporter : Wahyudi
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, untuk meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Wonocolo,

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, untuk meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Wonocolo, Surabaya, pada Kamis (21/8).

Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi operasional dapur umum SPPG yang memproduksi makanan bergizi. Menurut Adhy, pengawasan di dapur tersebut sangat ketat, mulai dari bahan baku hingga penyajian.

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara

"Sangat ketat sekali pengawasan bahan makanan, pencucian dan penyajiannya sehingga layak dikonsumsi anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui serta balita," kata Adhy.

Baca Juga : Verifikasi Lapangan di Lamongan, Kepala Staf Presiden Dorong Percepatan Operasional SPPG
Adhy menjelaskan bahwa SPPG bekerja sama dengan ahli gizi dan akuntan untuk memastikan kualitas gizi dan kelancaran distribusi makanan. Selain itu, SPPG juga mengawasi standar kebersihan dan pengolahan limbah.

Adhy mengapresiasi inovasi yang dilakukan SPPG Wonocolo dalam memanfaatkan sisa makanan sebagai pakan maggot. Menurutnya, hal ini sejalan dengan konsep ekonomi sirkular, di mana limbah organik diolah kembali menjadi produk bernilai, seperti pakan ternak.

Baca juga: Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep

"Pemanfaatan ini sejalan dengan konsep ekonomi sirkular, dimana limbah organik diolah kembali menjadi produk bernilai," jelasnya.

Baca Juga : Wakil Bupati Gresik Resmikan Dapur MBG Kebomas, Perkuat Program Gizi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa capaian SPPG secara nasional mengalami percepatan signifikan. Dari target 82 juta anak, jumlah penerima manfaat melonjak dari 7 juta pada Juli 2025 menjadi 20 juta pada Agustus 2025.

Menurutnya, percepatan ini berkat selesainya pelatihan bagi para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Zulkifli Hasan juga menambahkan bahwa program ini didukung oleh anggaran sebesar Rp 300 triliun untuk tahun depan, seperti yang disebutkan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan.

Baca juga: Anggaran Sampang Dipangkas, Komisi II DPRD Desak Desa Mandiri dan Berhenti Berpangku Tangan

Menko Zulkifli Hasan mengaku bangga dengan SPPG Wonocolo yang tidak hanya melayani anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ia berharap SPPG Wonocolo bisa menjadi contoh bagi wilayah lain untuk mencegah stunting dan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. (yud) 

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru