KLIKJATIM.Com | Gresik - Kantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Gresik akhirnya menutup akses mudik kapal penumpang rute Gresik-Bawean (PP) mulai 25 April sampai 31 Mei 2020. Hal ini sesuai peraturan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait larangan mudik untuk mencegah persebaran virus corona (Covid-19).
[irp]
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Untuk menindaklanjuti semua itu, seluruh jajaran petugas mulai dari Pelindo, Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Polsek Kawasan Pelabuhan dan KSOP telah mensosialisasikan kepada masyarakat. Mereka menyebar selebaran terkait adanya informasi terbaru tersebut.
Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Gresik, Capt Masri T Randa Bunga mengatakan, saat ini kapal yang masih boleh beroperasi hanya Pelni ASDP Giliyang. Itu pun hanya diperuntukkan kebutuhan logistik seperti sembako.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
[irp]
"Giliyang tetap beroperasi, tapi hanya logistik. Kita melakukan antisipasi sedini mungkin, takutnya kalau ada ABK yang tertular," kata Capt Masri kepada awak media, Minggu (26/4/2020).
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Selain menghentikan akses kapal penumpang, pihaknya juga menyarankan kepada Pemda setempat untuk menyediakan fasilitas dan subsidi bagi warga yang tidak bisa pulang kampung atau mudik. "Jika ada warga Bawean yang belum bisa pulang, kita koordinasikan ke Pemda mengingat ini musibah nasional," ujarnya. (nul)
Editor : Redaksi