KLIKJATIM.Com | Mataram — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan mendukung Misi Dagang dan Investasi yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Acara yang bertajuk “Misi Dagang & Investasi: Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Barat” ini berlangsung di Hotel Lombok Raya, Mataram, pada Rabu 10 Juli 2025.
Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Iqbal, serta Plt. Direktur Utama Bank Jatim Arif Suhirman. Dalam kesempatan ini, Bank Jatim juga menghadirkan tiga UMKM binaannya, yakni Batik Hariyani, Bawang Goreng RJS, dan Cokelat Mojopahit, sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pengembangan usaha kecil dan menengah di Tanah Air.
Baca juga: Bank Jatim Sabet Bisnis Indonesia Award 2026, Kinerja Kredit dan Aset Tumbuh Signifikan
Arif Suhirman menjelaskan bahwa misi dagang ini merupakan sarana strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dari berbagai daerah, memperluas jaringan pasar, dan mendukung pertukaran sosial budaya antar-daerah.
“Bank Jatim berperan aktif dalam membantu UMKM mengatasi tantangan, mulai dari akses pemasaran, pembiayaan, hingga pendampingan. Kehadiran kami di sini merupakan bagian dari misi memperluas jaringan pasar UMKM binaan serta memperkuat hubungan perdagangan antara Jawa Timur dan NTB,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa UMKM memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi lokal dan nasional. Karena itu, Bank Jatim terus mendorong literasi dan inklusi keuangan agar pelaku UMKM bisa naik kelas dan bersaing secara global.
Baca juga: Bank Jatim Serahkan 455 Tenda Portabel untuk UMKM Situbondo Lewat Program CSR“Kami berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan. Sebagai bank milik daerah, kami akan terus mendorong UMKM untuk tumbuh lebih cepat dan berdaya saing tinggi,” tambah Arif.
Baca juga: Bank Jatim Perkuat Kerja Sama dengan BKD se-Jatim, Tingkatkan Layanan Perbankan bagi ASN
Tak hanya menghadirkan produk unggulan, Bank Jatim juga menampilkan pertunjukan seni Wastra Batik dari UMKM Batik Tulis Hariyani asal Jember. Batik bermotif Alun Baruno, Pandalungan Jember, dan Sekar Langon ditampilkan oleh Raka–Raki Jawa Timur dalam acara tersebut. Menurut Arif, pertunjukan ini bertujuan melestarikan warisan budaya sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap batik sebagai identitas nasional.
Misi dagang kali ini mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp1,068 triliun—tertinggi sepanjang tahun 2025. Capaian ini mempertegas posisi Jawa Timur sebagai motor penggerak ekonomi nasional di tengah dinamika global.
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa misi dagang merupakan bagian dari strategi penguatan pasar dalam negeri. “Kami ingin membangun integrasi distribusi antarpulau, termasuk memperkuat perdagangan bahan pokok dengan optimalisasi muatan logistik. Kolaborasi dengan NTB menjadi langkah penting dalam mewujudkan hal itu,” jelasnya.
Baca juga: Bank Jatim Borong Tujuh Penghargaan Infobank-MRI 2026, Pertahankan Layanan Terbaik 15 Tahun Beruntun
Data 2023 menunjukkan bahwa neraca perdagangan antara Jatim dan NTB mencatatkan surplus Rp5,29 triliun. Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal pun menyambut baik kerja sama ini.
“Kami siap menjadi mitra strategis dalam penyediaan bahan baku dan memperluas jaringan usaha. Banyak hal yang bisa kami pelajari dari Jawa Timur,” katanya. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar