KLIKJATIM.Com | Surabaya - Hari pertama pembukaan Lumbung Pangan Jatim pada Selasa (21/4/2020) mencatat transaksi sebesar Rp 237 juta. Jumlah transaksi yang dihasilkan meliputi Rp 137 juta pembayaran cash dan Rp 100 juta pembelian langsung dan melalui online.
[irp]
Baca juga: Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kawasan Wisata Kuliner Gladak Serang Probolinggo
"Untuk transaksi cash hari ini tercatat Rp 137 juta dan transaksi online sekitar Rp 100 juta. Jumlah transaksi ini hanya sehari di hari pertama," kata Dirut BUMD PT Panca Wira Usaha (PWU), Erlangga Satriagung selaku pengelola Lumbung Pangan Jatim.
Dikatakan, transaksi secara online menunjukkan angka yang cukup besar. "Dari data yang kami catat hari ini, total pesanan secara online mencapai 753 pesanan. Untuk pengunjung online sudah mencapai 36.649 oranf dengan junlah halaman yang diklik sebanyak 150.234 kali," jelas Erlangga.
Baca juga: Sekolah Rakyat Jatim 1 Disiapkan Sebagai Kawasan Pendidikan Terpadu
[irp]
Lumbung Pangan Jatim ini dibuka selama tiga bulan mulai 21 April hingga 21 Juli 2020. Pada hari pertama ini, transaksi online dibatasi hingga pukul 12.30 WIB untuk 753 transaksi. Artinya ada pengiriman barang menggunakan Go Jek yang dilakukan di 753 alamat yang dituju," ujarnya.
Baca juga: Bunda PAUD Jatim Tekankan Kolaborasi dan Inovasi
Erlangga juga menyampaikan permohonan maaf pada Gubernur Jatim atas insiden yang terjadi, karena adanya kerumuan warga yang menyerbu lokasi Lumbung Pangan.
"Semua berawal karena munculnya informasi hoaks bahwa akan ada pembagian sembako secara gratis. Tadi pagi selama hampir dua jam memang ada kerumunan warga yang datang kesini. Jadi ingin agar masyarakat memahami bahwa ini bukan pembagian sembako gratis. Tapi ini adalah upaya memberikan akses pada masyarakat untuk mendapatkan sembako dengam harga di bawah harga pasar," jelasnya. (hen)
Editor : Redaksi