KLIKJATIM.Com | Jombang – Komunitas perias pengantin yang tergabung dalam Derek Rias Community (DRC) Kabupaten Jombang memiliki cara unik dalam berbagi takjil kepada pengguna jalan di Jalan Raya Blimbing. Tidak hanya menggelar pengajian dan membagikan takjil, para perias juga memamerkan karya riasan pengantin dalam konsep karnaval bertema budaya.
Acara yang diikuti oleh hampir 100 perias pengantin ini menarik perhatian masyarakat karena menampilkan model dengan berbagai tema menarik. Beberapa di antaranya adalah Jalak Bali, tokoh Arjuna, Srikandi, Kebo Kicak, pengantin tradisional, hingga pengantin modern. Model-model yang telah dirias dengan indah ini berdiri di pinggir jalan, menyuguhkan tampilan spektakuler bagi para pengguna jalan yang melintas.
Baca juga: Wadahi Kreativitas Siswa, SMP YIMI Gresik Sukses Gelar Spesmi’s Got Talent 2026
Salah satu peserta, Dewi dari Valentina Asri Wedding, mengusung tema Jalak Bali. Sang model tampil anggun dengan gaun putih elegan, dihiasi pernak-pernik indah di atas kepala yang menyerupai burung Jalak Bali. Dewi mengaku senang bisa turut serta dalam kegiatan tahunan ini.
"Ini sudah menjadi agenda tahunan kami. Senang rasanya bisa berkumpul dengan sesama perias di Jombang, berbagi kebahagiaan, sekaligus menampilkan karya masing-masing," ujar Dewi.
Ajang Silaturahmi dan Kreativitas Para Perias Jombang
Baca juga: Polda Jatim dan Polres Gresik Perketat Pengawasan, Senjata Api Anggota Diperiksa Menyeluruh
Ketua DRC Jombang sekaligus koordinator kegiatan, Sastra Kusumawati, menjelaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar berbagi takjil, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarperias di Jombang.
Baca juga: Akses Wartawan ke DPRD Jombang Dibatasi saat Sertijab Bupati, PWI Angkat Suara"Tahun ini kami mengusung konsep karnaval dengan model yang ditampilkan. Ini menjadi agenda tahunan yang selalu kami nantikan sebagai ajang mempererat kebersamaan," kata Sastra.
Dalam kegiatan ini, hampir seribu takjil telah dibagikan kepada pengguna jalan. Selain itu, acara semakin meriah dengan adanya pengajian oleh KH Nur Hadi atau yang akrab disapa Mbah Bolong. Sastra mengaku senang karena antusiasme warga cukup tinggi terhadap acara yang digelar ini.
"Setiap tahun kami selalu menghadirkan konsep berbeda. Tahun ini, selain berbagi takjil, kami juga mengadakan pengajian bersama KH Nur Hadi. Alhamdulillah, banyak warga yang penasaran dan tertarik untuk menyaksikan," tambahnya.
Baca juga: Groundbreaking Pabrik Nitrat di Gresik, Kapolres Dukung Penguatan Industri dan Ketahanan Pangan
Ia berharap komunitas DRC semakin solid dan hubungan kekeluargaan di antara para perias pengantin semakin erat.
"Semoga keberkahan selalu menyertai kami, dan rezeki para perias pengantin semakin lancar," harap Sastra. (qom)
Editor : Diana