Pekerja Informal Terdampak Covid-19 di Jember Dapat Bantuan Sembako

klikjatim.com
Polisi dan Alumni Unair Surabaya memberikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak. (Abdus Syukur/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jember – Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) Jember membagikan paket sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19. Para penerima bantuan adalah kalangan pekerja informal dan nonformal yang penghasilannya berkurang di masa pandemi.

Mereka melakukannya bagi warga yang rentan terdampak Covid-19, yakni kelompok pekerja informal, seperti tukang becak, tukang ojek dan sopir angkot. Selain itu juga diberikan kepada janda dan orang sakit di beberapa wilayah di Kabupaten Jember. Upaya itu dilakukannya semata-mata agar masyarakat yang tergolong kurang mampu dapat terbantu.

Baca juga: Mobil Dinas Diskominfo Jember Terperosok ke Jurang Akibat Longsor

[irp]

Ketua IKA-UA Cabang Jember, Nono Sumpono mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap warga masyarakat yang terdampak virus Covid-19. Bantuan paket sembako didistribusikan kepada tukang becak, tukang ojek dan sopir angkot di wilayah Kecamatan Patrang.

"Ditengah wabah Covid-19 ini, sebagian besar dari mereka tengah kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya. Semoga sedikit membantu saudara-saudara kita yang terdampak akibat bencana non alam Covid-19," katanya, Jumat (17/4/2020).

Dia merinci, IKA UA Jember menargetkan total pemberian 600 paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat yang terdampak langsung Covid-19. Pendistribusian bantuan ini dilakukan secara bertahap bekerjasama dengan Polsek Patrang serta beberapa pihak lainnya.

"Kegiatan kami dilakukan secara swadaya dengan penggalangan dana kepada alumni IKA UA Jember, yang selanjutnya diwujudkan menjadi 600 paket sembako. Tiap paket isinya adalah beras premium 5 kilogram, gula 1 kilogram, minyak 1 kilogram dan masker sebanyak 3 lembar yang dibungkus goodie bag," imbuhnya.

Baca juga: Beli Motor Berhadiah Motor! MPM Honda Jatim Gelar Program Undian Untukmu Konsumen Honda Khusus Warga Pacitan

Kapolsek Patrang Polres Jember, Iptu Solihin Agus Wijaya mengatakan, pembagian bantuan sembako bagi masyarakat yang kehilangan penghasilan akibat pandemi global tersebut tetap memberlakukan jaga jarak sesuai protokol Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hal itu tetap dilakukan untuk mencegah penularan virus corona itu.

[irp]

“Saat pembagian, situasi keamanan berjalan kondusif. Karena kami dari kepolisian sebatas untuk membantu mendistribusikan dengan dikumpulkan di Mapolsek, jarak masing-masing penerima sembako juga diatur sebagaimana protokol physical distancing,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Paguyuban Insan Transportasi (Pintar) Jember, Siswoyo mengucapkan rasa syukurnya dan terima kasih kepada IKA UA Jember yang telah memberikan bantuan kepada mereka yang berprofesi sebagai tukang becak, tukang ojek dan sopir angkot yang tergabung dalam Pintar Jember.

Baca juga: Banjir Tak Kunjung Usai, Warga Villa Indah Tegal Besar Mengadu ke DPRD Jember

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga, apalagi dalam kondisi saat ini adanya wabah corona. Terima kasih IKA UA Jember, yang sudah memberikan bantuan kepada kami,” ucapnya.

Selain itu, dirinya berharap pandemi virus Corona ini segera berakhir, agar tukang becak, tukang ojek dan sopir angkot yang tergabung dalam Pintar Jember kembali bisa beraktivitas seperti sedia kala. “Semoga virus corona ini segera teratasi agar situasi dan kondisi bisa kembali normal seperti semula karena saat-saat seperti ini penumapng sepi,” harapnya. (bro)

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru