Ketua DPRD Gresik Menangis Prihatin: Tragedi Kecelakaan yang Melibatkan Dump Truk Harus Segera Diatasi

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir saat membuka rapat gabungan membahas tentang aturan melintas dan jam operasional kendaraan berat (Ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Kasus kecelakaan yang melibatkan truk pelanggar aturan mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Gresik, Syahrul Munir. Ia memimpin rapat penting bersama sejumlah pihak terkait untuk mencari solusi atas permasalahan ini, pada Rabu 18 Desember 2024.

Rapat yang digelar bersama Komisi III DPRD Gresik dihadiri oleh perwakilan dari 36 perusahaan, Satlantas Polres Gresik, Dinas Perhubungan, DPM-PTSP, dan Satpol PP. Rapat Kerja Komisi III DPRD Gresik tersebut terkait jam operasional kendaraan besar/berat dan larangan melintas di kawasan tertib lalu lintas/KTL.

Baca juga: Brio Tabrak Truk Gas Alam hingga Terbakar di Tol Sumo, Tiga Orang Luka-luka

Dalam pembukaan rapat, Syahrul Munir tampak terharu dan tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan rasa duka mendalam atas banyaknya korban kecelakaan akibat truk. Ia menceritakan kunjungannya ke keluarga korban kecelakaan di Jalan Veteran, di mana seorang balita berusia 4 tahun kehilangan nyawa.

Baca juga: Semarakkan HUT ke-81 RI, Icon Mall Gresik Gandeng PMI Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah

"Ini menyayat hati. Apakah kita akan terus membiarkan tragedi ini terjadi?," ucap Syahrul dengan suara bergetar menahan tangis.

Baca juga: DPRD Gresik Soroti Maraknya Kecelakaan Akibat Dump Truck, Rapat Besar Digelar
Menurut data kepolisian, bulan lalu jumlah kecelakaan di Gresik tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Timur, dengan salah satu penyebab utamanya adalah truk yang melanggar aturan lalu lintas.

Syahrul Munir menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dianggap remeh. "Ini bukan masalah kecil, ini masalah besar yang menyangkut nyawa manusia," ujarnya tegas.

Baca juga: Diduga Curi Uang Rp380 Ribu di Toko Kelontong, Pria di Driyorejo Gresik Diamankan Polisi

Ia mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat, untuk bersama-sama bertanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan ini. "Kita harus bekerja sama untuk menemukan solusi terbaik agar tragedi ini tidak terus terulang," katanya. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru